oleh

Di Magepanda, Dandim 1603 Sikka dan Camat Kerahkan Warga Basmi DBD

-NASIONAL-471 views

MAUMERE, MN- Komandan Kodim 1603 Sikka, Letkol. Inf. M. Zulnalendra Utama bersama Camat Magepanda, Hendrikus Pedro Rodrigues, mendatangi setiap pemukiman warga di Kecamatan Magepanda, Jumat (31/1/2020). 4 Dusun yang disambangi tim yakni Dusun Magendero, Kampung Baru, Rategulu dan Kolibewa.

Kedatangan Dandim dan Camat ini, menyebabkan penghuni rumah pun langsung diarahkan untuk membersihkan lingkungan mereka.

Hal itu dilakukan karena minimnya pemahaman masyarakat tentang kebersihan lingkungan.

Dandim 1603 Sikka, Letkol. Inf. M. Zulnalendra Utama dalam pernyataannya menyebutkan, pihaknya bersama pemerintah kecamatan mendatangi setiap rumah disebabkan karena Magepanda ini merupakan endemis penyakit DBD.

“Wilayah Magepanda merupakan daerah endemis dengan tingkat ketularannya yang naik cukup significant akhir-akhir ini. Hal ini lebih disebabkan minimnya kesadaran masyarakat kita untuk membersihkan lingkungan mereka, sehingga diharapkan dengan demikian, penyebaran nyamuk aedes aegypti tidak lagi bersarang di kawasan ini,” tegasnya.

Dandim yang didampingi Ketua Persit KCK Cab. XIV Dim 1603/Sikka Ny. Melani Purnamasari, melakukan aksi sosial dari rumah ke rumah bersama Babinkamtibmas Polres Sikka, para Pengurus Persit KCK Cab. XIV Dim 1603/Sikka, aparat Linmas, Dinas Kesehatan, pegawai (ASN) lingkup Kecamatan Magepanda.

Bukan hanya membersihkan sampah-sampah yang berada di pemukiman warga saja, tetapi tim juga mengecek tempat-tempat penampungan air, mengumpulkan barang-barang bekas, membakar dan menguburkannya.

“Terus terang, masyarakat kita masih minim kesadaran mereka. Mereka harus dikerahkan aparat, barulah mereka bisa melakukan aksi seperti saat ini. Kalau tanpa kesadaran dan niat baik, maka ke depannya jangan salahkan pemerintah, jika warga kita terus menderita DBD. Dan saat ini Magepanda merupakan wilayah tertinggi serangan DBD,” tegas Dandim lagi.

Saat menyambangi setiap rumah warga, tim juga melakukan sosialisasi terkait dengan bahaya virus DBD dan cara mengatasinya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya