oleh

Di Arawawo Sikka, Dua Kakak Beradik Ini, Keroyok Alexius Wati Hingga Meninggal Dunia

-HUKRIM-4.078 views

MAUMERE, MN- Alexius Wati (46) akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat dilakukan tindakan medis di Rumah Sakit TC Hillers Maumere, Kamis (7/5/2020).

Korban mengalami luka sayatan di sejumlah tubuhnya, akibat dikeroyok menggunakan senjata tajam di Arawawo Desa Paga Kabupaten Sikka, Rabu (6/5/2020) malam.

Dua pelaku yang saat ini diamankan, adalah kakak beradik, TR (32) dan SL (30), warga Mauloo Desa Mbegu Kecamatan Paga Kabupaten Sikka.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, SIK dalam keterangan persnya kepada sejumlah wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Kejadian tersebut bermula dari, Rabu (6/5/2020), rumah Yonius Raka dilempar dengan menggunakan batu oleh orang tidak dikenal.

Kejadian tersebut menyebabkan, Yonius Raka bersama korban Alexius Wati langsung mendatangi salah satu rumah, yang diduga merupakan pelaku pelemparan. Kedatangan keduanya, hanya ingin menanyakan peristiwa pelemparan tersebut.

Namun, kedatangan mereka dengan maksud mempertanyakan hal itu, tidak diterima baik oleh pelaku, baik TR maupun SL.

TR keluar dengan memegang sebilah parang, sementara SL keluar dari rumah tersebut dengan membawa sebilah kayu.

SL tanpa bertanya, langsung mengayunkan kayu yang dipegangnya mengarah ke kepala Alexius Wati. Pukulan keras tersebut menyebabkan korban pun terjatuh. Saat korban terjatuh, TR pun langsung mengayunkan parangnya ke lengan kanan korban, betis kaki kanan korban dan kepala korban, menyebabkan korban mengalami luka robek.

Atas kejadian tersebut, Yonius Raka langsung mendatangi Polsek Paga untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi pun langsung menuangkan laporan tersebut dengan No LP/V/2020/NTT/Res Sikka/Sek Paga.

Sejumlah personil Polsek Paga langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban menuju Puskesmas Paga. Sekitar satu jam lamanya, dirawat di Puskesmas Paga, korban akhirnya dirujuk ke RS TC Hillers. Namun, saat dilakukan tindakan medis di RS TC Hillers, nyawa korban tidak dapat tertolong.

Kapolres mengaku, jika sampai saat ini sudah sebanyak 4 saksi yang dimintai keterangan mereka. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dengan kasus ini.(MAR/R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya