oleh

Desa Pogon Stunting Tertinggi, Bupati Sikka: Tenaga Medis Tingkatkan Kunjungan

-DIKKES-435 views

MAUMERE, MN- Desa Pogon Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka, merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Sikka yang merupakan desa dengan tingkat Stunting cukup tinggi di Kabupaten Sikka.

Tercatat sebanyak 27 orang dinyatakan sebagai penderita Stunting di Desa Pogon.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat melakukan kunjungan kerja di Desa Pogon dan menyempatkan diri mengunjungi posyandu di Dusun Pogon Bola Desa Pogon, Jumat (24/1/2020), meminta kepada camat, kepala desa, ketua RT dan RW agar bekerjasama membantu para tenaga medis untuk menekan angka Stunting di desa ini.

Dia juga sangat berharap dukungan dari tokoh adat dan tokoh masyarakat agar mendukung upaya tenaga medis memberikan sosialisasi tentang masalah gizi dan Stunting di wilayah ini.

“Saya minta kepada seluruh tenaga medis untuk selalu meningkatkan kunjungan ke rumah-rumah warga, terutama keluarga yang rentan masalah sosial dan masalah gizi. Mereka harus kita sentuh, pendekatan yang secara rutin, diharapkan dapat merubah pola pikir masyarakat kita, sehingga mereka dapat memberikan asupan gizi yang baik kepada anak-anak mereka,” tegasnya.

Alumni IPDN ini pun menambahkan, agar seluruh elemen masyarakat wajib memberi perhatian tentang gizi anak dan masalah kesehatan lainnya kepada KK yang rentan akan masalah ini.

Bupati juga meminta agar semua elemen masyarakat di desa ini untuk berkomitmen bersama, memerangi Stunting hingga titik nol.

Dalam kesempatan itu, Orang Nomor Satu di Sikka ini pun menyinggung soal kasus DBD yang saat ini sudah ditetapkan sebagai KLB.

“Kasus DBD yang terjadi saat ini dengan angka penderita yang cukup tinggi hingga mencapai 193 orang dan 2 orang dinyatakan meninggal dunia, lebih disebabkan karena kita tidak menjaga lingkungan kita secara sehat. Untuk itu, kita harus bekerjasama membersihkan lingkungan kita, sehingga penyebaran DBD ini tidak meluas dan kita dapat mencegah serta memberantasnya. Kesehatan lingkungan jangan kita anggap enteng, karena ketika lingkungan kita tidak sehat, maka akan berdampak munculnya berbagai jenis penyakit, salah satunya yakni DBD,’” pungkasnya.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya