oleh

Dari Maumere Untuk Indonesia, Bukti Cinta Seniman Jalanan Untuk Pancasila dan Bung Karno

-SOSBUD-1.266 views

MAUMERE, MN – Sekelompok seniman jalanan Maumere yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Sadar Lingkungan (KPSL) membuktikan rasa cintanya kepada Pancasila dan Bung Karno.

Bukti cinta para seniman jalanan Maumere kepada Pancasila dan Bung Karno itu dituangkan dalam bentuk lukisan mural dengan tema “Indonesia Rumah Kita” sepanjang ±6 meter disebuah tembok di bilangan Kota Maumere (Sebelah Utara Monumen Tsunami).

Kegiatan melukis mural yang dimulai dari tanggal 24 Mei 2019 sampai dengan tanggal 6 Juni 2019 tersebut sekaligus merayakan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019 dan puncaknya pada hari ini Kamis, 06 Juni 2019, pada peringatan Ulang Tahun Bung Karno.

Michael Rikadus Sengi atau Riko, Ketua KPSL yang juga pengagum Bung Karno sangat bangga bisa berbuat sesuatu untuk Pancasila dan Bung Karno.

“Saya bangga bisa berbuat sesuatu sebagai bentuk cinta saya dan teman-teman kepada Pancasila dan Bung Karno. Hanya melalui seni kami mau sampaikan kepada masyarakat untuk tetap berpegang teguh pada Pancasila,” tutur Riko, komandan KPSL yang sering mengikuti lomba mural diberbagai event nasional.

“Dengan segala keterbatasan, kami persembahkan lukisan ini untuk Indonesia. Ini adalah persembahan dari Maumere untuk Indonesia. Walaupun tanpa perhatian dari Pemda Sikka tapi kami tetap semangat berbuat sesuatu untuk Maumere dan Indonesia,” lanjut Riko.

Dia berharap, kegiatan-kegiatan positif seperti ini hendaknya didukung oleh semua pihak.

Riko yang mewakili KPSL juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemilk Toko Batu yang telah memberikan wadah bagi mereka dan juga Agus Dalo dari LLAJR Sikka yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu pula, para seniman jalanan yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Sadar Lingkungan (KPSL) yang berpose dibawah gambar Bung Karno mengungkapkan rasa cinta mereka. “Kami tidak punya kue tart, tapi kami punya cinta untuk bangsa ini,” ungkap salah satu anggota KPSL secara spontan.

Selain itu, ada sebuah tulisan kecil yang sangat menggugah hati sebagai ungkapan hati dari anak muda KPSL.

Berikut ungkapan hati para seniman jalanan :

“Meski kami tak dipedulikan,

Karya kami tak dianggap, kami tetap disini. 

Berdiri Tegar menciptakan lebih banyak karya untuk Sikka yang lebih Indah.

Kami peduli Sikka Kami.

Kami Peduli Maumere Kami.

Mereka, orang2 itu, lebih memikirkan kepentingan mereka.

Tak berhati.

Bukankah hal positif yang dilakukan generasi kami seharusnya mendapat dukungan???????

Tapi mereka diam!!!!!!!!

Seperti Tak punya mata !!!!!!!

Tak punya Telinga!!!!!!!!!

 Tapi kami, meski dengan segala kesederhanaan,

Kami tetap bahagia, karena yang kami lakukan tulus. Untuk mengajak Generasi kami, menciptakan lebih banyak hal positif.

Jangan Kau keluhkan anak2mu tak bisa kau Urus, sementara Kau sendiri lebih memikirkan kepentinganmu”!!!!!!!!!! (ACQ-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya