oleh

Cerita Putra Asli Balaweling Solor Ini, Luncurkan Rakit Hingga Bangun Jalan dan Dermaga

-EKBIS-1.005 views

SOLOR, MN- Tidak saja menghadirkan sebuah Kapal Motor penumpang untuk membantu melancarkan pergerakan ekonomi serta pelayanan sosial bagi warga di desanya, Balaweling I, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur-NTT, namun, Geneku Fernandus Niron atau yang biasa disapa Wiwin (58), demikianlah pemilik KM. Blessing Ryan tersebut juga akan berkonsentrasi membangun sebuah dermaga atau jembatan tambatan perahu.

Hal itu dilakukan pasca dirinya menyelesaikan pekerjaan rabat beton jalan (205 meter) menuju lokasi dermaga yang telah terkonsepkannya di dusun Penilering, Desa Balaweling 1 tersebut.

“Dan pekerjaan rabat beton jalan dari jalan raya menuju lokasi dermaga yang telah terpetakan itu, telah rampung  kemarin. Panjangnya 205 meter dengan lebar berkisar 5 dan 3 meter. Sedangkan untuk fisik dermaga itu, rencananya berukuran 22  meter x 20 meter (bentangan darat) dan 10 meter x 3 meter (bentangan ke laut),” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk melanjutkannya, dia harus istirahat dulu, kumpul uang lagi dulu, untuk selanjutnya memulai pekerjaan fisik dermaganya.

“Gambar dan RAB-nya memang telah siap, tapi karena ini modal sendiri, maka bersama istri kami sepakati untuk istirahat sedikit dulu. Kan barusan selesai dengan rabat beton pada jalan masuk nih, jadi ku tarik napas dulu lah untuk siap lanjut dengan pekerjaan dermaganya,” ujar Wiwin Niron merendah tatkala dikonfirmasi www.maumerenews.com, melalui sambungan seluler, Selasa (29/9/2020).

Tak mau larut ‘meratapi’ kenyataan buah-buah pembangunan yang tersaksikan di kampung halamannya dan juga pada wilayah lainnya di Solor, suami dari Theresia Tristin yang tumbuh dan berkembang dari pengajaran musik, dunia cargo, serta sejumlah usaha lainya di Jakarta itu merindukan ada kekompakan gerakan membangun di desanya.

“Kuncinya  pada kekompakkan! Bila pihak Pemerintah Desa, pihak Agama dan Lembaga Pemangku Adat kompak dan bersatu dalam membangun, wah, kita bisa membangun banyak hal di kampung ini. Yaj, kalau kapal motor kubisa hadirkan di sini, walau tidak ada dermaganya dan pelayanan itu berjalan lancar walau harus dengan rakit, Jalan  dan dermaga saja saya bisa bangun, apalagi kalau ada kekompakan  dan kebersamaan itu. Artinya apa…?” tegasnya.

Dia menambahkan, artinya kita sendiri bisa membangun, tanpa  harus menunggu intervensi Pemerintah tingkat atas.

“Yang bisa kita kerjakan, ayo, rancang dan buat, kita suport ! Intinya ada kesadaran bersama dan bergerak bersama-sama, niscaya banyak kemajuan di desa Balaweling 1,” tandas Wiwin seraya terus membahanakan pesan almarhum ayahnya, Yohanes  Niron, untuk pulang membagikan berkat Tuhan yang telah diterima dari pekerjaannya itu untuk Lewotana Balawelin.(GOE-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya