oleh

Cerita Penjual Nangka di Botang, Bercengkerama dengan Bupati Sikka

-EKBIS-579 views

MAUMERE, MN- “Ami senang golo. Mo’an Bupati mai plewo pla nora ami. Mai meha boter ga ngawun amin e lalan”.

Empunya ungkapan itu adalah Du’a Maria, seorang penjual buah nangka di tepi jalan Kampung Botang, Desa Munerana, Kecamatan Hewakloang.

Ungkapan tersebut artinya, “Kami sangat senang. Pak bupati  menegur sapa kami dan membeli jualan kami di tepi jalan”.

Dua’a Maria berserta beberapa penjual buah nangka mengaku merasa senang pasalnya tak disangka-sangka, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, didampingi Ketua Tim PKK Kabupaten Sikka, Maria Cahyani Idong serta rombongan Inspektorat Kabupaten Sikka, menyapa mereka dan membeli buah nangka jualan mereka.

Tanpa menunda Bupati  Robi pun langsung mencicipnya, didampingi Ny. Maria Cahyani Idong.

Bupati Robi dan rombongan saat itu hendak  menghadari acara syukuran dan misa perdana Imam Baru Pater Wempianus Moan Jawa, SVD di Desa Watublapi, Jumat (16/10/2020).

Bupati Roby saat itu mengaku terpikat dengan nikmatnya buah nangka yang disebut ‘Nakat Weren’ itu.

Kata dia, Kabupaten Sikka memiliki banyak buah lokal yang berkualitas dan mempunyai harga ekonomi yang baik.

Dirinya sangat berharap, agar petani terus mengembangkan tanaman buah-buahan, sehingga secara perlahan dapat menekan masuknya buah-buah impor di Kabupaten Sikka, termasuk upaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.(APL-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya