oleh

Camat Waigete Pimpin Aksi Sosial Cegah DBD

-DIKKES-592 views

MAUMERE, MN- Camat Waigete, Even Edomeko memimpin kegiatan aksi sosial yakni melakukan aksi bersih-bersih lingkungan dan melaksanakan penyuluhan di SMP Negeri 3 Waigete, Rabu (29/1/2020).

Dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan, sebanyak 165 siswa SMP dilibatkan, termasuk dengan para guru.

Pembersihan itu dilakukan mulai dari lingkungan sekolah hingga saluran air yang dicurigai sebagai sarang berkembangbiaknya nyamuk penyebar virus DBD.

Camat Even dalam pernyataannya di depan para siswa dan dewan guru yang hadir dalam kegiatan itu, menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Sikka saat ini sudah menetapkan kasus DBD menjadi kejadian luar biasa, karena sudah sebanyak 126 orang positif menderita penyakit DBD dan 2 diantaranya telah meninggal dunia.

“Saat ini UGD RSUD dr TC Hillers terus menerima rujukan pasien dengan gejala DBD. Olehnya, kita harus menjaga lingkungan kita tetap bersih sehingga dapat terhindar dari penyebaran virus ini,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan, jika pemilihan tempat lingkungan sekolah sebagai tempat pelaksanaan aksi tersebut, karena jam gigitan nyamuk aedes aegypti ini menyerang pada saat jam-jam sekolah.

“Saat ini di Kecamatan Waigete, sudah ada 6 penderita. Penyebaran virus ini juga tentunya berhubungan dengan lingkungan kita, dimana selain tidak menjaga kebersihan, tetapi Waigete juga memiliki banyak sekali mata air dan lingkungan persawahan yang rentan berkembangbiaknya nyamuk ini. Olehnya, upaya pencegahan ini harus kita lakukan,”  tegasnya.

Kegiatan aksi sosial itu pula dilanjutkan dengan sosialisasi penyebaran DBD dan penanganannya yang disampaikan Bidan Ayu Getty di depan ratusan siswa-siswi SMP Negeri 3 Waigete.

Ayu dalam sosialisasinya, mengajak para siswa untuk memantau jentik-jentik nyamuk yang ada di lingkungan sekitar dan melakukan berbagai tindakan pencegahan dengan jalan menguras, mengubur, menutup, memantau tempat yang potensial sebagai tempat bersarangnya nyamuk aedes aegypti.

Salah seorang siswi SMP Negeri 3, Maria Mariana dalam keterangannya mengatakan, dirinya sangat bangga dengan Camat yang bisa turun bersama dengan mereka membersihkan lingkungan sekolah.

“Saya senang Bapak Camat kunjungi kami. Lebih senang lagi, Bapak Camat bersama-sama kami mau pilih sampah juga. Tadi kami berjanji mau menjaga sekolah kami agar selalu bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara, Kepala SMPN 3 Waigete, Alexius Susar, memberikan apresiasi kepada Camat Waigete yang bisa melakukan kegiatan ini bersama di sekolahnya.

“Saya salut dengan Pak Camat. Pemilihan tempatnya yang tepat, yakni lingkungan sekolah, di mana kami sendiri tidak sadar bahwa gigitan nyamuk penyebar virus DBD ini ada pada jam-jam sekolah,” ujarnya.

Dia juga mengaku, motivasi yang diberikan seorang pemimpin seperti Camat ini, masih terus dibutuhkan agar bisa membangkitkan semangat mereka dalam mengejar cita-cita mereka.

“Saya lihat anak-anak semua senang karena mereka termotivasi. Dan karenanya, kami berharap bukan hanya pada saat ini saja Pak Camat bisa mengunjungi kami, tetapi juga di lain kesempatan. Karena saya berpikir, memberikan motivasi kepada anak-anak, bukan hanya guru dan orangtua saja, tetapi pihak terkait lainnya pun bisa agar mereka bisa memiliki rasa percaya diri meski sekolah mereka di desa,” pungkasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya