oleh

Bupati Sikka Targetkan 10.000 RTN dan Produksi Ikan Senilai Rp. 2 Triliun

-EKBIS-688 views

MAUMERE, MN- Potensi perikanan tangkap di wilayah Kabupaten Sikka, sangat menjanjikan. Tahun 2019 ini, tercatat sebanyak 668 ton lebih, ikan dari Kabupaten Sikka berhasil diekspor ke luar negeri. Salah satu negara penerima ikan terbesar dari Kabupaten Sikka yakni Jepang.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat meresmikan kolam labuh dan penyerahan asuransi kepada para nelayan di Wuring Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, Sabtu (9/11/2019) mengatakan, saat ini jumlah nelayan di Kabupaten Sikka sudah mencapai 5.085 rumah tangga nelayan (RTN). 

“Kita targetkan sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah hingga 2023 mendatang, harus mencapai 10.000 RTN. Kalau sebanyak 10.000 RTN maka diestimasikan, penerimaan kita khusus di bidang perikanan akan bertambah,” tegasnya.

Orang Nomor Satu di Sikka ini, memprediksi jika di tahuhn 2020 hingga 2023 mendatang, penerimaan sektor perikanan kita bisa mencapai 45.000 hingga 50.000 ton.

“Laut kita ini sangat kaya dengan luas wilayah tangkapan di seluruh NTT. Saya sudah sampaikan ke Gubernur NTT, bahwan pemerintah provinsi, kasih kami ijin, maka kami akan tangkap di seluruh wilayah NTT. Ini harus kita kerja keras, punya strategi yang bagus agar target itu bisa tercapai,” tegas Bupati Idong, sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, terkait dengan pencapaian target itu, tentunya, pemerintah Kabupaten Sikka tidak akan tinggal diam. 

“Pengembangan demi pengembangan di bidang perikanan akan kita lakukan tahun demi tahun sesuai dengan ketersediaan anggaran yang kita miliki. Namun, saya tetap optimis, sektor ini akan mendongkrak PAD termasuk juga mendongkrak kesejahteraan bagi nelayan. Kita juga akan mendorong bantuan ini melalui APBN. Kita akan bukan link itu. Kita sedang merancang bagaimana pengembangan perikanan di wilayah ini dengan dana pusat dari dana DAK sebesar 18 miliar. Kita akan upayakan itu mulai tahun 2020 mendatang,” tegasnya.(MAR-R1

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya