oleh

Bupati Sikka: Saatnya Hikong Dibangun Pusat Ekonomi Baru Wilayah Timur

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menegaskan, Desa Hikong sebagai pintu masuk perbatasan antara Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur, harus dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru untuk Kabupaten Sikka.

Hal itu ditegaskan Orang Nomor Satu di Kabupaten Sikka ini, saat menjawab usulan salah seorang warga Desa Hikong, Matias Mau (52) pada kunjungan kerja yang berlangsung di desa tersebut, Minggu (14/6/2020).

Bupati Robi Idong, sapaan akrabnya, dalam pandangannya mengaku, jika kemajuan pembangunan di Desa Hikong mengalami peningkatan yang significant.

“Wajah Hikong sebagai pintu masuk wilayah timur Kabupaten Sikka, saat ini semakin bagus. Benar, bahwa sampai dengan saat ini Hikong dan beberapa desa lainnya di wilayah perbatasan ini, belum kita apa-apakan,” tegasnya.

Dia mengatakan, pasca pandemi covid 19 ini berakhir, dirinya ingin sekali bersama Kepala Desa dan Camat Talibura, untuk membuat konsep program pembangunan desa-desa perbatasan wilayah timur Kabupaten Sikka.

“Kita akan buat kajiannya secara menyeluruh, mulai dari sektor pertaniannya, pariwisata serta sektor lainnya, sehingga mendukung pusat ekonomi baru di sini,” tukasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyempatkan diri untuk membagi tali kasih dengan PAUD St. Don Bosco, yakni menyerahkan bantuan buku dan juga sembako.

Terkait dengan penanganan covid 19 di Kabupaten Sikka, Bupati mengatakan, hingga saat ini sebanyak 27 pasien yang terpapar covid 19, sudah mulai berangsur-angsur sembuh termasuk ada yang sudah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing.

“Kita butuh kerja sama yang baik, ada tugas dan tanggungjawab pemerintah, tetapi juga ada kewajiban dari masyarakat untuk mencegah penularan pandemi covid 19 ini, apalagi saat ini akan segera diberlakukannya new normal di tengah pandemi covid 19 saat ini,” pungkasnya.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya