oleh

Bupati Sikka: Pemerintah Siap Dukung dan Fasilitasi Truk-F

-SOSBUD-143 views

MAUMERE, MN– Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo,S. Sos,M.Si mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sikka sangat mendukung dan siap memfasilitasi bekerja sama dalam melakukan edukasi, sosialisasi dan pencegahan serta penanganan masalah kekerasan dan masalah trafficing serta masalah lainnya.

Bupati Sikka, yang akrab disapa Robi Idong mengatakan hal itu, ketika membuka dengan resmi kegiatan Sosialisasi dan TOT Kelompok Perempuan Anti Trafficing Kabupaten Sikka, yang dilaksanakan di aula Hotel Nara, Rabu, (16/9/2020).

Bupati Robi Idong juga menjelaskan, tindakan kekerasan terhadap perempuan, anak-anak dan masalah trafficing di Kabupaten Sikka selalu bertambah tinggi maka peran Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (Truk-F) sangat besar untuk mengawal kaum perempuan, anak-anak dan masyarakat yang sering mendapat tekanan mental dan fisik.

Menyinggung kegiatan ToT yang digelar dapat mendorong kelompok-kelompok perempuan di Kabupaten Sikka untuk terlibat dalam upaya pemberantasan dan penanganan TPPO serta mencegah terjadinya praktik TPPO di Kabupaten Sikka.

“Dengan kegiatan ToT bisa menjadi pelatih yang profesional dan kegiatan lebih masif. Pemerintah saat apresiasi keberadaan truk -F. Banyak kasus yang tidak pernah di data secara baik. Pemerintah siap mendukung dan siap memfasilitasi” jelas  Ketua DPC PDIP Kabupaten Sikka ini sambil menghimbau agar peserta ToT dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga dapat mengetahui dan memahami tugas dan perannya dalam kegiatan kemanusiaan ini di lapangan.

Koordinator Truk-F, Sri. Eustoqi, S.SPs. dalam laporannya menjelaskan Perkumpulan Divisi Perempuan TRUK adalah satu lembaga yang berkomitmen pada upaya pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. TRUKF telah sejak lama berupaya mencegah dan menangani persoalan ini.

“TRUK-F menyadari bahwa berbagai upaya perberantasan tindak pidana perdagangan orang tidak akan mendapatkan dampak yang lebih luas bila bekerja sendiri maka TRUKF harus menggandeng dua kelompok perempuan di Kabupaten Sikka, yaitu kelompok PKK dan WKRI untuk terlibat dalam kerja sama memberantas tindak pidana perdagangan orang” katanya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya