oleh

Bupati Sikka Minta Relaksasi Bank dan Koperasi di Tengah Pandemi Covid 19

-EKBIS-831 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam suratnya bernomor PKPUKM.518/123/IV/2020 tertanggal 21 April 2020, telah meminta kebijakan pihak perbankan dan koperasi terkait dengan program relaksasi kredit kepada anggota atau nasabah di wilayah Kabupaten Sikka.

Upaya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat akibat dampak pandemi covid 19 di daerah ini.

Relaksasi tersebut, berupa pengurangan angsuran pokok pinjaman, pembebasan denda, penjadwalan ulang pinjaman, penurunan suku bunga atau pun kebijakan lain yang berpihak dan meringankan para anggota dan nasabah perbankan maupun koperasi.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (29/4/2020) mengatakan, surat tersebut pun sudah dilayangkan kepada seluruh lembaga keuangan mikro dan koperasi di Kabupaten Sikka.

Ketua DPRD Sikka, Donatus David dalam keterangannya saat secara terpisah dikonfirmasi terkait dengan kebijakan tersebut, mengaku, program relaksasi bank dan koperasi mesti dilakukan di tengah pandemi covid 19 yang melanda seluruh sektro perekonomian negara ini.

“Saya pikir itu merupakan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil. Namanya perusahaan dalam hal ini perbankan maupun koperasi, seharusnya ada coorporate social responsibility atau CRS-nya. Dampak dari pandemi covid 19 ini, sangat berpengaruh terhadap pendapatan mereka terutama mereka yang selama ini mengandalkan upah harian, akan sangat terasa,” tegasnya.

Untuk itu, dia sangat mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk mengusulkan kepada pihak perbankan dan koperasi untuk melaksanakan program relaksasi tersebut bagi kepentingan masyarakat di Nian Tana Sikka.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya