oleh

Bupati Sikka: Ada 427 Lembaga Pendidikan Dasar, Ini Tanggungjawab Bersama

-DIKKES-160 views

MAUMERE, MN- Pendidikan merupakan jembatan emas pembangunan. Olehnya, Pemerintah Kabupaten Sikka dibawah nahkoda, Fransiskus Roberto Diogo, tak ingin generasi muda di wilayahnya, menjadi penonton pembangunan di negerinya sendiri pada masa yang akan datang.

Untuk itu, berbagai kebijakan dilakukannya, untuk mendorong kemajuan pendidikan di wilayah ini. Salah satu jalan yakni, mengubah status lembaga pendidikan yang dipandang mengalami stagnasi menjadi sekolah negeri.

Dan, Senin (13/7/2020), saat seluruh sekolah mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam masa new normal saat ini, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menyerahkan SK pengalihan SDK Wolowajo menjadi SDN Wolowajo di Desa Tuwa Kecamatan Tanawawo.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Sikka, Yosep Karmianto Eri, Kepala Dinas Pendidikan, Mayella Da Cunha, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sikka, serta undangan resmi lainnya.

Bupati Robi Idong, panggilan akrabnya, dalam kesempatan itu mengatakan, hari ini merupakan hari bersejarah untuk SDK Wolowajo yang telah berubah statusnya menjadi sekolah negeri.

“Pengelolaan sebuah lembaga pendidikan di kabupaten ini, khususnya pada jenjang pendidikan dasar, merupakan awal kita semua menata masa depan anak-anak generasi penerus Sikka pada tahun yang akan datang,” tegasnya.

Untuk itu, dalam kesempatan itu, dia kembali mengatakan, Kabupaten Sikka telah menuju pendidikan gratis yang saat ini sedang kita upayakan untuk TK, SD dana SMP.

“Pendidikan ini tidak hanya merupakan tugas pemerintah semata, tetapi tugas kita bersama. Karena apa yang kita letakan hari ini dengan baik, maka ke depannya kita akan memetik dengan baik pula. Mereka adalah generasi harapan masa depan Sikka,” ujarnya.

Dia juga sangat berharap kepada semua orangtua, agar tetap memberikan kesempatan anak-anaknya mengenyam pendidikan, apalagi saat ini sekolahnya sudah gratis, alias tak dipungut biaya lagi.

Di akhir sambutannya, Orang Nomor Satu di Kabupaten Sikka ini menyebutkan, peningkatan status sekolah swasta menjadi sekolah negeri, akan tetap diupayakan oleh pemerintah, karena untuk sekolah SD di Kabupaten Sikka saat ini berjumlah 335 SD, 190 diantaranya sudah negeri.

“Sementara untuk SMP, jumlah di Sikka sebanyak 92 SMP. Kita berharap, ke depannya lembaga pendidikan harus terus melahirkan kader-kader Sikka yang berkualitas untuk Nian Tana Sikka pada masa yang akan datang,” pungkasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya