oleh

Bupati Ingatkan Para Kades, Jaga Amanat Rakyat

MAUMERE, MN- Dalam rapat evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa 

se Kabupaten Sikka yang berlangsung, Jumad (20/12/2019) di Sikka Convention Center (SCC), Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, meminta para kepala desa untuk tetap menjaga amanat rakyat.

“Yang ada di pundak kalian semua adalah amanat rakyat. Untuk itu mengurus desa harus sehat, artinya tidak perlu ada cacat. Karena kewibawaan kades itu terletak pada bagaimana akuntabilitas mengelola APBDes. Kita harus menjunjung tinggi kredibilitas dan kinerja harus baik. Karena itu merupakan titik sentral dari pengakuan masyarakat,” tegasnya.

Bupati mengatakan, jika kepala desa gagal mengelola pemerintahannya maka desa tidak akan berkembang baik.

“Karena ketika desa gagal maka bupati juga malu karena belum mampu memberikan pembinaan secara baik. Jika ada yg buat salah, maka harus dihukum secara tegas, artinya perlu ketegasan sehingga ada efek jera bagi para kepala desa yang menyalahgunakan kewenangannya. Jika hanya diberi pengampunan, maka kapan negara ini akan maju? Saya juga telah menegaskan jika ada pimpinan organisasi perangkat daerah yang belum mampu mengelola organisasi perangkat daerahnya, maka harus diberhentikan,” ujar Bupati.

Orang Nomor Satu di Kabupaten Sikka ini lebih lanjut menambahkan, konsultasi pengelolaan desa terbuka bagi kepala desa yang menginginkan konsultasi. Eksekusi harus diselesaikan, karena APIK akan bekerja membimbing, mengawasi dan jika ada masalah akan diberi waktu 60 hari perbaikan. Jika belum saja terselesaikan maka diserahkan kepada aparat hukum,” tegasnya.

Bupati dalam kesempatan itu pula menyebutkan, ketika ada kepala desa salah menggunakan anggaran desa, itu akan menjadi karakter daerah. Untuk itu, pada tahun anggaran 2020 mendatang, pemerintah daerah akan mengawal pengelolaan dan desa mulai dari awal.

Bupati juga meminta kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk maksimal memberikan pendampingan agar tidak terjadi kesalahan di saat pengelolaan dana desa ke depannya.(REN-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya