oleh

Bupati Idong: 1.000 KK Peternak Siap Dikembangkan di Nele

-SOSBUD-1.002 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Robertus Diogo atau Robby Idong, merasa sangat optimis, pemerintah akan mampu mengembangkan peternakan sapi di wilayah ini. Pengembangan peternakan sapi di Sikka, dilakukan untuk menjadikan Sikka sebagai sentra produksi daging sapi khusus untuk wilayah Flores. Bibit sapi yang didatangkan pun merupakan bibit sapi berkualitas seperti jenis Blue Belgium dan Limosin.

Hal itu disampaikan Bupati Idong, usai membuka kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman, yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian Sikka, Selasa (2/7/2019).

“Pertanian selain tanaman pangan, tanaman perdagangan juga, tetapi kita pun akan kembangkan peternakan. Kita memang sedang berupaya untuk memperbaiki kualitas ternak kita, terutama babi, kambing dan sapi. Khusus untuk sapi, kita akan kembangkan program inseminasi buatan, yang nantinya akan saya pimpin sendiri untuk mendapatkan sapi berkualitas tinggi,” tegasnya.

Dia juga menyebutkan, untuk menindaklanjuti program tersebut, pemerintah telah menetapkan Kecamatan Nele sebagai kecamatan ternak.

“Untuk ke depannya, kita akan programkan 1 kepala keluarga dengan 1 induk sapi, yang akan dibagikan kepada sebanyak 1.000 kepala keluarga. Jadi kalau 1.000 induk sapi ini, dipastikan selama setahun akan menghasilkan 1.000 anak sapi yang berkualitas. Bibitnya bisa kita datangkan seperti Blue Belgium yang beratnya 2,3 ton termasuk juga Limosin. Ini merupakan tantangan bagi pemerintah ke depan,” jelasnya.

Disinggung soal dana DAK khusus untuk pertanian dan peternakan, lanjut Bupati Idong, pihaknya belum bisa memastikan berapa proyeksi anggaran yang mestinya dibutuhkan untuk tahun anggaran 2020 mendatang, karena masih menunggu keputusan dari kementerian terkait dengan pagu dana DAK bagi daerah.

Dirinya pun sangat berharap, agar apa yang sedang diupayakan oleh pemerintah ini, mendapatkan dukungan dari semua pemangku kepentingan, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya