oleh

Bertemu Pelaku Bom, Bupati Sikka: Bentuk Tim Patroli Bersama

-HUKRIM-737 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, melakukan pertemuan dengan para pelaku bom ikan yang saat ini sedang menjalani proses penyelidikan dan penyidikan di Lanal Maumere, Sabtu (22/2/2020).

Bupati Idong, sapaan akrabnya datang ke Lanal Maumere, untuk bertemu dengan warga Sikka yang tertangkap Lanal Maumere atas dugaan menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak.

Kedatangan Bupati Sikka dan bertemu dengan Danlanal Maumere, Kolonel Marinir Totok Nurcahyanto, didampingi, Dandim 1603 Sikka, Letkol Inf M. Zulnalendra Utama,SIP, Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, SIK, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Maumere, Consilia Ina L. Palang Ama, S.H, Kasipidum Kejari Maumere, Akbar Baharudin, SH.

Di depan para pelaku, Bupati mengaku sangat menyesal atas perbuatan ini yang sudah sangat melanggar hukum, dengan melakukan kegiatan illegal fishing menggunakan bom ikan.

“Terus terang, Pemda Sikka saat ini sedang membangun dan melestarikan Teluk Maumere sebagai daya tarik wisatawan asing, karena terumbu karangnya merupakan rumah bagi seluruh biota laut yang hidup di dalamnya. Dengan adanya terumbu karang ini, diharapkan juga meningkat kunjungan wisatawan asing ke Sikka dan memberi dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini. Kalau sudah rusak, akan sangat merugikan daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyebutkan, pemerintah daerah ke depannya akan membentuk tim patroli khusus untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat terutama para nelayan di wilayah perairan Sikka.

Komandan Lanal Maumere, Kolonel Marinir Totok Nurcahyanto mengapreasiasi kedatangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Lanal Maumere.

“Saya harapkan para pelaku bekerja sama dalam memberikan keterangan yang valid agar dapat mencegah bahkan menghentikan seluruh aktifitas illegal khususnya mengenai illegal fishing di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Dirinya juga berharap, para pelaku dapat menjalani proses hukum ini dengan ikhlas dan jangan diulangi lagi perbuatan yang melanggar hukum.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya