oleh

Benarkah Produk Perencanaan SPAM IKK Ileboleng Bodong?

-HUKRIM-181 views

LARANTUKA, MN- Walau pihak Kejaksaan Negeri Flores Timur masih mengunci rapat-rapat item-item penyimpangan dalam proyek Pembangunan SPAM IKK Ile Boleng Tahun Anggaran 2018, namun dari perjalanan investigasinya,Media ini merekam beberapa item dugaan penyimpangan, termasuk di antaranya adalah dugaan bodong terhadap produk perencanaan yang dihasilkan pihak Konsultan Perencana ! Apa pasal ?

Dari beberapa sumber,tersebutkan bahwa Kuasa Direktur dari PT.MC yang telah memenangkan tender Perencanaan sebagaimana yang terumumkan Tim Pokja III ULP Flotim di tanggal 23 Pebruari 2018 silam itu, diduga tidak mendapat restu atau kuasa dari pemilik perusahaan yang beralamat di Bandung itu.

“Silahkan teman-teman konfirmasi kebenaran dugaan ini pada pihak Kejari Flotim.Nah,kalau dugaan ini benar,maka start kasusnya berawal dari sini ! Artinya,lagi-lagi kalau benar dugaan itu, maka ayo, kita flashback : proses lelang perencanaan itu ternyata diikuti oleh salah satu peserta lelang yang keberadaan Kuasa Direkturnya tidak mendapat restu dari pemilik perusahaan.Tender ini kan by document. Dan perusahaan itu menang,dan kemudian menghasilkan produk perencanaan. Dan produk perencanaan yang dihasilkan oleh Kuasa Direktur yang tidak mendapat restu dari pemilik perusahaan di Bandung itulah yang kemudian dilelangkan, dan dikerjakan oleh rekanan pemenang tender fisik.” ungkap sumber tersebut.

Sementara itu dari dokumen lelang perencanaan Penetapan Pemenangan Seleksi Nomor 09/ Pokja.ULP/PT.SPAM-IKK.Ile Boleng /II/2018, tanggal 23 Pebruari 2018,tim Pokja III ULP Kabupaten Flores Timur menetapkan PT MC sebagai pemenang dalam kompetisi lelang Perencanaan tersebut.

Perusahaan yang beralamat di Komp.Bumi Pasunda No .28 RT 02 RW 08 Pasir Impun Mandalajati Bandung itu terumumkan menang dengan nilai penawaran terkoreksi Rp.303.000.000.

Di tender fisik, paket proyek yang terpangkukan dalam APBD Kabupaten Flores Timur TA 2018 sebesar Rp.9.300.000.000 tersebut, Tim Pokja III ULP Flotim tertanggal 23 Agustus 2018, menetapkan PT.GNA sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp. 8.865.798.000.

Kepala Kejaksaan Negeri Flotim,Bayu Setyo Pratomo,SH yang dikonfirmasi melalui Kasie Pidsus,Arief Gunadi,SH terkait kasus dugaan korupsi pada paket Pembangunan SPAM IKK Ile Boleng di Tahun 2018 itu,selalu mengunci rapat-rapat mulutnya bila lecutan pertanyaan wartawan menjurus pada materi penyidikan.

“Intinya begini teman-teman Media : Kasus ini akan kami selesaikan ! Tentang apa hubungannya dan seperti apa dugaan perbuatan pidana setiap komponen yang ditanyakan itu,maaf saya tidak bisa membeberkannya,karena itu masuk dalam materi.Kalau kemarin kami dinilai tidak mungkin, kini kami tunjukan bahwa sangat bisa selesai,walaupun hanya dengan dua personil penyidik pada bagian Pidsus.Dan dari Lidik, kami telah menaikkannya ke tahapan Sidik (Penyidikan), dan kini, proses Sidiknya kian rampung.Tinggal menanti Hasil Perhitungan Keuangan Negara dari pihak Inspektorat Daerah Flotim. Bila itu telah masuk ke sini (Kejari Flotim) maka otomatis dengan sendirinya kami rampungkan,dan kami naikkan ke tahapan Penuntutan ! Pertanyaan lanjutannya kan,berapa jumlah Tersangka dan siapa sajakah ?

Nah,tinggal tunggu waktunya saja,pasti kami akan umumkan.Kami merindukan bila tidak ada rintangan,maka kasus ini rampung di bulan Desember 2020 ini.” Tegas Arief Gunadi.(GOE-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya