oleh

Belajar Lewat Radio, Dapat Respon Positif dari para Orangtua Siswa di Sikka

-DIKKES-168 views

MAUMERE, MN- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sikka dengan program belajar dari rumah melalui siaran radio, mendapat apresiasi dan dukungan positif dari beberapa orangtua di Kabupaten Sikka, NTT. 

Hal itu diungkapkan Ibu Ros (43) warga Kelurahan Kota Baru, Kacamatan Alok Timur dan Bapak Thomas (54) warga Kelurahan Wairotang, Kacamatan Alok Timur serta Ibu Selvi, warga Desa Nelle Urung, Kacamatan Nelle saat dikunjungi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sikka, Manyela Da Cunha bersama pengawas saat KBM melalui radio, Rabu, 29/04/2020.

Ketiga orangtua siswa secara terpisah mengatakan, selama pandemi corona, anaknya hanya bermain setelah mengerjakan PR yang diberikan oleh guru mata pelajaran. Namun, karena hanya monoton pada pengerjaan PR, tentunya anak-anak pasti jenuh, tetapi dengan KBM melalui radio adalah langkah yang positif agar anak-anak juga mendengarkan pelajaran melalui radio.

“Saya sangat senang dengan metode ini, karena anak-anak pada jam 8 mereka sudah mulai siap di depan radio dan menyiapkan buku-buku pedoman dan buku tulis serta kelengkapan lainnya,” kata Ibu Ros.

Senada dengan itu, Bapak Thomas juga menyambut baik program pembelajaran jarak jauh dengan program radio, sehingga anak-anak tetap belajar meskipun berada di rumah. Karena, menurut dia, kalau di rumah PR yang diberikan guru biasanya malam baru dikerjakan, tapi dengan program ini, setiap pagi anak-anak mulai bersiap untuk ikut pelajaran.

“Saya sangat dukung metode belajar ini, ke depannya bila wabah Covid-19 berakhir, metode ini tetap dilakukan di hari Sabtu sore atau hari Minggu pagi setelah pulang gereja,” kata Thomas.

Sementara itu, Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Mayala Da Cunha kepada orangtua siswa mengatakan, sepanjang masa covid-19 anak-anak perlu dibekali dengan pola pembelajaran yang baru tidak hanya mengerjakan tugas PR yang diberikan oleh guru.

“Ini adalah metode baru yang kami lakukan selama 1 bulan,  dan ke depan metode ini akan dipikirkan untuk keberlanjutan program belajar jarak jauh dengan media Radio,” tutupnya.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya