oleh

Bau Menyengat Sampah di Lapak Ikan Pasar Alok Ganggu Aktivitas Pedagang dan Pembeli

-EKBIS-540 views

MAUMERE, MN- Bau menyengat yang dihasilkan dari sampah di lapak ikan pasar Alok, sangat mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli. Bau menyengat itu menyebabkan para pembeli yang berdatangan ke lapak ikan, harus menutup hidung mereka dengan tangan.

Kondisi bau yang menyengat itu lebih disebabkan karena saluran air tidak dibersihkan dan juga disebabkan karena hujan yang berlangsung selama beberapa hari belakangan ini.

Salah seorang pedagang ikan, Marton dalam keterangannya saat dijumpai, Sabtu (28/12/2019) menjelaskan, sampah yang menumpuk di areal lapak ikan disebabkan karena petugas kebersihan tidak membersihkan sampai ke dalam kawasan ini.

“Karena tidak dibersihkan selama ini, sehingga terpaksa kami yang membersihkan. Karena bagaimana pun ini merupakan tanggungjawab kita. Hanya saja, hasil tumpukan sampah itu kadang dibiarkan begitu saja oleh petugas kebersihan, sehingga sampahnya kembali ke saluran air. Selain itu, saluran airnya juga tersumbat, sehingga menyebabkan genangan air dari limbah ikan, jika musim hujan seperti ini bercampur lumpur dan mengeluarkan bau tak sedap,” tukasnya.

Dia pun sangat berharap agar instansi teknis terkait agar bisa mengambil langkah agar pasar kembali bersih dan hiegenis serta tidak mengganggu aktivitas baik pedagang maupun pembeli.

Berkaitan dengan pengelolaan sampah di Pasar Alok, beberapa pedagang yang ditemui mengusulkan agar menyerahkan pengelolaan sampah pasar ke pihak ketiga.

“Kalau bisa diserahkan ke pihak ketiga. Pasti mereka akan lebih fokus khusus untuk kelola sampah di pasar ini,” usul salah seorang pedagang yang enggan jati dirinya dipublikasikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop Sikka belum dapat dikonfirmasi terkait dengan persoalan tersebut.(REN-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya