oleh

Atasi Krisis Air, Pemkab Sudah Distribusi 363 Tangki ke 11 Titik

-METRO-840 views

MAUMERE, MN- Pemkab Sikka bukannya tidak peduli terhadap krisis air yang melanda sebagian besar warga Sikka saat ini karena kemarau panjang. Pemkab sudah melakukannya jauh-jauh hari sebelum krisis air itu mulai dirasakan warga sejak Agustus 2019 lalu.

Hal itu disampaikan Kabag Humas Setda Sikka, Very Awales, melalui telepon selulernya, Jumat (25/10/2019) ke Redaksi Maumere News.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menjawab keluhan sejumlah warga yang saat ini belum mendapatkan bantuan air bersih pada puncak kemarau panjang di akhir tahun 2019 ini.

“Sesuai dengan data, Pemkab Sikka sudah mendroping 263 tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter ke 11 titik,” tegasnya.

Dikatakan, sebanyak 11 titik tersebut yakni Mego dengan jumlah 40 tangki, Lela 25, Nita 35, koting 10, Magepanda 20, Bola 40, Kangae 19, Nelle 35, Hewokloang 40, Doreng, Mapitara 10, dan Waigete 20 tangki termasuk Wairbeler 4 tangki.

Pendistribusian air bersih ke titik-titik ini sesuai dengan koordinasi Pemkab dengan sejumlah desa yang paling parah mengalami krisis air bersih. Dan distribusi air bersih ini pun sifatya untuk seluruh warga desa, bukan orang per orang atau KK per KK.

“Bagi beberapa pihak atau lembaga yang sudah memberikan perhatian besar bagi warga yang mengalami krisis air, Pemkab Sikka menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Catatan kami seperti Polres Sikka dan juga bantuan dari anggota DPR RI, AWK,” ujarnya.

Distribusi ini akan terus dilakukan hingga awal musim hujan di akhir tahun 2019 ini.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya