oleh

60 Persen Rakyat Sikka Berpendidikan SD, Bupati Sikka: Perlu Sentuhan Langsung

-HUKRIM-628 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menyebutkan sebanyak 60 persen dari 317.000 lebih jiwa penduduk Sikka, tergolong masih berpendidikan rendah atau hanya tamat SD saja. 

Olehnya, dengan melihat latar belakang pendidikan ini, pemerintah daerah ke depannya perlu melakukan sentuhan secara langsung kepada mereka.

Demikian yang disampaikan Bupati Idong, sapaan akrabnya, saat membuka dengan resmi rapat koordinasi pemilihan kepala desa serentak gelombang III Kabupaten Sikka, yang berlangsung di aula Kantor Bupati Sikka, Selasa (15/10/2019).

“Dari prosentase itu, ada data 17.000 KK yang sudah saya pegang. Jumlah ini lumayan banyak, namun mau tidak mu harus kita perhatikan. Ad sebagian yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, sisanya harus menjadi pemerintah kabupaten Sikka, sehingga ada keadilan yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati Idong.

Dengan latar belakang pendidikan masyarakat yang tergolong masih rendah ini, lanjut Bupati, tentu pemerintah juga mesti melakukan pendekatan yang tidak harus tinggi, tetapi dengan cara pendekatan yang merendah.

“Salah satu contoh kasus, mereka sering merasa minder. Karena itu, mereka tidak akan mau ke Puskesmas untuk berobat, padahalnya sarana dan fasilitas pendukungnya sudah kita siapkan. Olehnya, kembali tergantung pada peran kita masing-masing sebagai pemimpin hingga ke tingkat bawah, agar msyarakat kita mau diajak untuk ke Puskesmas,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, sesuai dengan visi pembangunan Sikka yakni memperhatikan hak-hak dasar masyarakat, pemerintah daerah akan terus menerus melakukan terobosan agar hak-hak dasar masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan dan bidang ekonomi ini dapat terpenuhi dengan baik.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya