oleh

23 Rumah di Lela Tergerus Abrasi

-METRO-1.625 views

MAUMERE, MN- Setidaknya rumah milik 23 Kepala Keluarga (KK) di Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, sejak dua pekan terakhir terkena dampak abrasi pantai di bagian selatan Sikka. Salah satu rumah nyaris rubuh karena bagian belakang rumah sudah mulai miring.

Sekretaris Desa Hepang, Yosep Vigis dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, dampak yang paling parah adalah terjadi tahun ini.

“Tahun ini gelombangnya lebih dahsyat ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Bahkan abrasi tersebut menyebabkan hempasan air laut menyeruap masuk dalam lokasi perkampungan dan merendam hampir sebagian rumah warga,” jelasnya.

Dia menambahkan, tiap tahun perkampungan tersebut menjadi langganan gelombang tinggi.

“Dulu memang ada talud penahan gelombang yang dibangun di sepanjang pesisir pantai di desa ini, namun karena gelombang yang terus menerus terjadi, mengakibatkan saat pasang seperti ini maka air laut bisa masuk sampai merendam rumah kami,” terangnya.

Hal senada pun disampaikan Hilarius Hila, warga Desa Hepang yang mengaku, kondisi paling parah terjadi di tahun ini.

“Talud yang dibangun ini meski cukup baik, namun karena hempasan gelombang akan tetap hancur. Sebaiknya dibangun dengan cara menempatkan cor coran beton berbentuk kotak dan ditebarkan di bibir pantai sepanjang ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika tidak segera dibangun lagi dengan cara demikian, maka sejumlah perumahan warga di desa ini akan hancur.

Pantauan wartawan, kondisi pemukiman warga di Desa Hepang pun sangat memprihatinkan. Mereka sangat berharap uluran tangan pemerintah dan sejumlah pihak untuk mengeluarkan mereka dari keterpurukan yang mereka hadapi saat ini.(ACQ/TAM-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya