oleh

2020, Pesta Laut Penama Masuk Destinasi Pariwisata NTT

-EKBIS-1.280 views

MAUMERE, MN- Pesta Laut yang merupakan tradisi nenek moyang warga Pemana Kabupaten Sikka yang saat ini diangkat kembali, akan didorong dan draftnya sudah masuk dalam destinasi pariwisata NTT pada tahun 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, pada saat puncak acara Pesta Laut Pemana yang berlangsung di Pulau Anano Sikka, Rabu (16/10/2019).

Diawali dengan pantun yang memberikan semangat bagi rakyatnya, Mantan Camat Nele ini mengatakan, dengan masuknya Pesta Laut Pemana sebagai salah satu destinasi pariwisata di NTT, maka diharapkan seluruh masyarakat di Pemana dan sekitarnya mulai berupaya melestarikan budaya leluhur masyarakat adat Pemana.

“Kita tahu bahwa pariwisata saat ini merupakan prime Mover bagi pengembangan perekonomian di daerah, olehnya dibutuhkan daya dukung yang sempurna baik dari pemerintah maupun masyarakat. Kita harus mulai serius mengembangkan potensi-potensi yang kita miliki saat ini,” tegas Orang Nomor Satu di Sikka ini.

Olehnya, di depan tamu dan undangan yang dihadiri Dandim 1603 Sikka, Kapolsek Alok yang mewakili Kapolres Sikka, Wakil Ketua DPRD Sikka, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sikka serta seluruh warga Pemana, Bupati Idong panggilan akrabnya kembali menegaskan, pemerintah Kabupaten Sikka akan berupaya agar mulai merancang program pembangunan, apa yang mesti dilakukan oleh Pemkab Sikka.

“Kepala Dinas Pariwisata dan beberapa pimpinan OPD terkait, mulai saat ini sudah mulai memikirkan apa yang mestinya kita kembangkan di sini. Selain itu, kita juga berencana akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak seperti warga Wakatobi Sulawesi Tenggara untuk mengikuti Pesta Laut yang akan digelar tahun depan. Kita berharap, dengan pola ini Pemana bisa akan menjadi salah satu destinasi pariwisata di Kabupaten Sikka pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Selain itu, peluang pengembangan Pesta Laut ini ke depannya,perlu dipikirkan juga dengan bagaimana pola pendekatan yang harus dilakukan oleh pemerintah dari atas sampai ke tingkat yang paling bawah dengan masyarakat adat. Sehingga dengan demikian, lanjut dia, ke depannya tidak ada lagi benturan kepentingan saat potensi ini sudah mulai dikembangkan.

Bupati Idong di depan warga Pemana pun berjanji pada Bulan November 2019 nanti akan ada bakti sosial di Pemana yang melibatkan sedikitnya 100 personil daro TNI dan Polri. Karya Bhakti ini, merupakan program bersama Forkompomda untuk pengembangan pariwisata di daerah itu.

“Yang kita kerjakan itu bukan proyek. Salah satunya adalah memperbaiki jalan yang rusak antar desa di kawasan itu ke Desa Pemana, serta beberapa program pembangunan lainnya.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya