oleh

Yayasan Caritas Rutin Bantu Kelompok Difabel di Sikka

-SOSBUD-136 views

MAUMARE, MN- Yayasan Caritas Maumere, besutan yayasan di Belanda dan Jerman, secara rutin memberikan sokongan dana bagi kaum difabel di Kabupaten Sikka.

Kelompok yang menamakan diri mereka Forsadika (Forum bela rasa difabel nian Sikka) ini, mendapatkan bantuan dana per kelompok Rp. 2,1 juta. 

Hal itu dijelaskan Koordinator Forsadika, Siprianus Sadipun, saat memberikan keterangannya pada Hari Pangan Sedunia ke 39 tingkat Keuskupan Maumere di aula Paroki Lekebai Kecamatan Mego Sikka, Rabu (6/11/2019).

Dijelaskan, forum ini berdiri pada tanggal 9 September 2018 lalu, untuk menyatukan para kaum difabel di Kabupaten Sikka. Forum ini dibentuk guna melakukan pelatihan dan pengembangan diri, dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidup para kaum difabel.

“Jsdi tujuan kita membentuk forum ini yakni pertama adalah menyatukan seluruh kaum difabel di Kabupaten Sikka. Dari forum ini, kita lakukan penguatan kapasitas kita dengan berbagai pendidikan dan pelatihan, serta juga advokasi. Kita mau menunjukan kepada semua orang bahwa kita juga bisa melaksanakan kerja-kerja seperti orang normal lainnya,” jelas Sadipun.

Dikatakan, sejak pertama dibentuk hanya 7 titik saja, yakni mulai dari Desa Bolawolon, Blatattatin, Kelurahan Wairotang, Paga, Kelurahan Madawat, Kelurahan Wailiti, Desa Nangahure dan Desa Tilan.

“Saat ini, ada 3 desa lagi yang akan dibentuk lagi kelompok ini. Untuk tiap kelompok terdiri dari belasan orang. Kita juga rutin melaksanakan arisan bersama termasuk iuran. Sementara untuk bantuan dari Caritas, kita juga mengembalikan dengan bunga yang rendah selama setahun lamanya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya sangat berterima kasih kepada Caritas yang telah memberikan mereka tempat dan bantuan dana untuk melaksanakan karya-karya terbaik mereka untuk Nian Tana Sikka. Dia pun sangat berharap dukungan dan sokongan dari pemerintah daerah, khususnya pendidikan dan pelatihan serta keterampilan yang mereka butuhkan untuk menyambung hidup para kaum difabel di wilayah ini.(REN-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya