oleh

Warga Lela Hadang Bupati Sikka, Robi Idong: Berhentikan Kades Harus Prosedural!

-HUKRIM-1.399 views

MAUMERE, MN- Ratusan warga Desa Lela menghadang Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan rombongan dalam perjalanan pulang dari Kecamatan Tanah Wawo di Hepang,  tepatnya di ruas Jalan Trans Flores arah Maumere-Ende sekitar pukul 19.30 WITA.

Ratusan warga tersebut memaksa Bupati Sikka, untuk ke Lela, guna memberhentikan Kepala Desa Lela yang sering disapa Mo,an Desa Ifan yang dianggap selama ini tidak bekerja sama dengan masyarakatnya, sehingga selama ini tidak ada kemajuan pembangunan di desa tersebut.

“Kami minta malam ini juga, tolong Bapak luangkan waktu lima menit saja buat kami, karena kami merasa sangat tidak puas atas tindakan kepala desa kami. Kemarin dia memukul salah seorang warga dan kami sudah palang atau segel kantor desa, tapi beliau paksa masuk lewat jendela. Olehnya, kami mohon Bapak Bupati malam ini juga kita harus ke Lela,” pinta salah seorang warga desa Lela.

Atas aksi tersebut, Bupati Robi Idong, akhirnya turun dari kendaraannya dan menemui warga yang menghadangnya.

Di depan warga Desa Lela, dirinya mengatakan, dia tidak punya hak memberhentikan kepala Desa Lela tanpa melalui prosedur.

“Desa itu otonom. Terkait dengan masalah tentang Kepala Desa, sampaikannya ke BPD, sebagai perwakilan rakyat di desa. Karena kepala desa dan BPD dipilih oleh masyarakat dan buatlah laporan dengan fakta-fakta yang bisa dipertanggungjawabkan. Jika itu sudah dilakukan, maka kita bisa melakukan proses pemberhentiannya,” ujar Bupati Robi Idong.

Di depan warga, dia juga mengatakan, seluruh persoalan yang sudah disampaikan oleh warga, memang butuh prosedurnya.

“Saya tidak mau bekerja sembarangan. Saya tidak mau dianggap pemberhentian kepala desa oleh Bupati keliru. Semuanya ada mekanisme sesuai dengan regulasi yang ada,” tegas Orang Nomor Satu di Kabupaten Sikka Ini.

Usai menyampaikan hal itu, Bupati pun mengingatkan kepada seluruh warga untuk kembali ke desanya, dalam rangka meminimalisir penyebaran covid 19. Warga pun kembali ke desanya dengan tenang.(SON-R1)

 

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya