oleh

Warga Blokir Jalan Masuk Bendungan Napun Gete, Ini Tanggapan Bupati Sikka

-SOSBUD-423 views

MAUMERE, MN – Ratusan   pemilik lahan bendungan Napun Gete, Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, memblokir ruas jalan menuju bendungan Napun gete pada Sabtu  (30/8/2019) yang menyebabkan aktivitas kendaraan proyek pengangkut material ke areal bendungan terganggu.
 

Pemblokiran akses jalan menuju bendungan Napun Gete oleh ratusan pemilik lahan bendungan tersebut dikarenakan pemerintah belum menepati janjinya untuk membayar pembebasan lahan yang masih tersisa.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo yang ditemui sejumlah wartawan guna meminta tanggapannya terkait hal tersebut mengatakan, proses penyelesain pembayaran lahan bendungan Napun Gete sementara diurus oleh pemerintah pusat dan propinsi.

“Soal pembayaran lahan bendungan Napun Gete sudah diurus oleh pemerintah pusat dan propinsi. Jadi saya himbau kepada masyarakat supaya lahan yang sudah dibebaskan supaya jangan lagi ditutup. Proses keuangan ini kan proses administrasi. Bukan berarti mau menjanjikan dan tunda. Tugas dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sikka sudah selesai sesuai dengan kesepakatan,” ungkap Bupati Robi.

Orang nomor satu Kabupaten Sikka tersebut menambahkan, pembayaran pembebasan lahan harus dibayar secara tepat dan menghitung secara rinci sehingga tidak ada masalah baru dikemudian hari.

Bupati Sikka juga menambahkan, proses pembayaran lahan bendungan Napun Gete sementara ditangani oleh tim appraisal dan hampir final. (Acq-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya