oleh

Tahun Ini, PUPR Dialokasikan DAK Hanya Rp. 18 M

-METRO-250 views

MAUMERE, MN- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka tahun anggaran 2019 ini, hanya mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp.18 miliar. Dana tersebut hanya naik sekitar 6 persen dari alokasi tahun sebelumnya.

“Tahun lalu, kita hanya mendapatkan alokasi DAK sebesar 17 miliar, tetapi tahun ini hanya naik 1 miliar saja,” ujar Kepala Dinas PUPR Sikka, Tommy Lameng kepada Maumere News yang ditemui Senin, (22/07/19) di ruang kerjanya.

Disinggung soal masih terlalu kecil alokasi DAK untuk Sikka, kata dia, upaya yang sudah dilakukan pihaknya dengan anggota DPR RI, namun setiap tahun anggaran, Sikka hanya mendapatkan belasan miliar, dibandingkan dengan kabupaten lain, seperti Flotim yang mendapatkan pagu alokasi DAK lebih besar.

Ditanya soal penggunaan DAK tahun ini, kata dia, untuk sector infrastruktur jalan, dialokasi seluruhnya.

“Untuk alokasi DAK tahun ini, kita kerjakan beberapa ruas jalan, salah satu diantaranya yakni jalan lingkar luar. Untuk pembiayaannya kita sudah siapkan sebesar 4,5 M. Selain itu, ada juga beberapa titik lainnya seperti jalan Patiahhu-Kilawair sebesar 4 M dan Kewapante-Habi Bola sebesar 5,5 M. Ini juga termasuk dengan peningkatan ruas jalan dalam Kota Maumere,” jelasnya.

Ditanya lagi soal peran anggota DPR RI untuk melakukan loby politik penambahan alokasi DAK untuk Sikka tahun 2020 mendatang, dirinya mengaku, tidak tahu menahu persoalan itu.

“Kami sendiri tidak tahu, pertimbangan para wakil rakyat kita di DPR RI. Mungkin mereka lebih konsen ke kabupaten lain yang masih membutuhkan pembangunan jalan. Padahalnya, kita di Sikka pun masih banyak ruas jalan yang perlu mendapatkan perbaikan,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, pengerjaan jalan tidak semudah membalikan telapak tangan, karena membutuhkan alokasi anggaran yang cukup besar.

“Satu ruas jalan bisa menelan anggaran miliaran rupiah. Memang APBD kita kecil, masih sector lain juga butuh, sehingga kita hanya bisa berharap dari DAK. Namun, kalau sampai saat ini tidak ada, maka kemungkinan besar Sikka akan perlahan pengembangan dan peningkatan jalannya,” jelasnya lagi.(OZZ-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya