oleh

Satu Warga dari Bali, Ditolak di Magepanda Kabupaten Sikka

-HUKRIM-2.502 views

MAUMERE, MN- Satu warga di Desa Magepanda Kabupaten Sikka NTT, ditolak oleh warga saat tiba di desa tersebut. Meski, pemerintah desa telah sigap memberlakukan karantina mandiri di Kantor Desa Persiapan Woda Mude, namun warga tetap bersikeras menolaknya untuk dikarantina di desa tersebut.

Aksi protes tersebut menyebabkan, sejumlah aparat dari Polres Sikka dan Kodim 1603 Sikka, harus terjun ke lokasi tempat protes.

Pantauan wartawan, Selasa (7/4/2020) warga melakukan protes terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah desa karena melakukan karantina mandiri terhadap yang bersangkutan, yakni karantina mandiri di rumahnya.

“Kami memang memberlakukan tindakan karantina mandiri. Jadi warga ini, sebelumnya sudah kita anjurkan untuk karantina mandiri di rumah, namun karena di rumah tersebut fasilitas tidak mendukung, sehingga keluarga dan perangkat desa memfasilitasi agar dikarantina di kantor Desa Persiapan Mude Woda, namun itu pun warga masyarakat menolaknya,” tegas Kepala Desa Magepanda, Servasius M. Mau kepada Maumere News, Selasa (7/4/2020).

Untuk itu, lanjut dia, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Magepanda, akhirnya diambil langkah untuk karantina yang bersangkutan di ruangan tempat wisata di daerah Tanjung Kajuwulu.

Meski terjadi aksi protes, namun akhirnya reda setelah adanya keputusan yang diambil oleh pemerintah kecamatan, desa setempat dan aparat keamanan yang ada di lokasi tersebut. Kondisi pun berjalan aman dan lancar.

Hingga berita ini diturunkan, proses persiapan melakukan karantina mandiri di tempat wisata Tanjung Kajuwulu sedang dilakukan oleh tim kesehatan dan aparat keamanan di wilayah tersebut.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya