oleh

Refleksi Hari Perawat Internasional di Tengah Corona, Perawat Sikka Minta Warga Jujur

-METRO-232 views

MAUMERE, MN- Tak bisa dipungkiri, jasa para perawat kini sangat diperlukan dalam memerangi pandemik Covid-19 yang melanda dunia ini. Bersama dengan para dokter dan tenaga medis lainnya, para perawat menjadi garda terdepan demi menyelamatkan nyawa banyak orang.

Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sikka, Yohanes Bosko mengatakan, hari ini 12 Mei 2020 menjadi peringatan penting sebagai Hari Perawat Internasional, yang diperingati sejak 12 Mei 1965 oleh The International Council of Nurses (ICN) dan sekaligus sebagai peringatan hari kelahiran seorang pelopor Perawat Modern pada abad ke-18, Florence Nightingale.

Lanjut Bosko, dengan teladan melayani penuh kasih dan tanpa pamrih menjadikan kami sebagai Perawat Modern yang memaknai profesi kami dengan penuh tanggung jawab.

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini para perawat memperingati Hari Perawat Internasional ditengah pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia. Di tengah Pandemi Covid-19 ini, para perawat bertaruh nyawa, banyak yang gugur dalam tugas, banyak pula yang mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari lingkungan masyarakat.

Bosko yang dihubungi melalui telepon seluler, Selasa, 12 Mei 2020 juga menyampaikan, sebagai manusia biasa kami juga merasa cemas dan takut menghadapi situasi ini, namun sebagai seorang perawat kami bangga telah menjadi garda terdepan membantu Pemerintah dan masyarakat dalam memerangi wabah Covid-19.

Saat ini jasa kami sebagai perawat di Indonesia khususnya di Nian Tana Sikka bisa lebih dimaknai dan dihargai sebagai sebuah profesi yang mulia, kata Bosko

Sejumlah Perawat di Nian Tana Sikka, saat ini merawat pasien Covid 19 di Ruang Isolasi RSUD dr. TC. Hillers Maumere, selain itu Perawat juga ada yang bertugas di tempat karantina terpusat yaitu di Gedung SCC dan di Gedung Kantor Pariwisata dan Kebudayaan.

Perawat lainnya juga banyak yang bertugas merawat pasien di 3 Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Sikka yaitu RSUD TC. Hillers Maumere, RS St. Elisabeth Lela dan RS St. Gabriel Kewapante, 25 Puskesmas serta klinik swasta yang tersebar di wilayah Kabupaten Sikka dan sejumlah perawat lagi dari Civitas Akademika Fakultas Ilmu Kesehatan Unipa pun turut bekerja sama memerangi wabah pandemik Covid-19 ini.

Sejauh ini, PPNI Kabupaten Sikka juga telah berkarya dan ikut berpartisipasi bersama Pemerintah Kabupaten Sikka (dalam hal ini Dinas Kesehatan) dengan membentuk Satgas Covid-19 PPNI Kabupaten Sikka.

Sementara itu juga sudah banyak kegiatan yang dilakukan oleh PPNI Sikka yang berintegritas dengan Dinas Kesehatan yakni Mobile Promkes, Screening di pintu masuk Pelabuhan Laurentius Say dan pintu masuk Bandara Frans Seda, Follow Up untuk Pelaku Perjalanan yang tersebar di Desa-desa, memberikan bantuan berupa Alat Pelidung Diri (APD) dan suplemen untuk sejawat Perawat yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Sikka sebagai pertahanan yang terakhir dalam penanganan Covid-19 ini, jelas Bosko

Sebagaimana yang sudah dijalankan oleh Pelopor Perawat Modern “The Lady With The Lamp”, sebagai perawat, dituntut untuk memberikan pelayanan secara hokistik dan humanistik, namun dengan penuh rasa tanggung jawab, profesionalisme, serta tak lupa juga cinta dan kasih.

Bertepatan dengan Peringatan Hari Perawat Internasional ini, Bosko melanjutkan, kami PPNI Kabupaten Sikka menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka agar bersama-sama kita melawan Covid-19 dengan berkata jujur, mencuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir, jauhi kerumunan dan menjaga jarak, memakai masker, menutup mulut dan hidung saat bersin dan batuk dengan siku bagian dalam, dan patuhi anjuran pemerintah.

Selain itu PPNI Kabupaten Sikka juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sikka yang telah merekrut sejawat Perawat menjadi Relawan Covid-19 baik di RSUD dr.TC.Hillers Maumere maupun di Puskesmas-puskesmas dan besar harapan kami agar sejawat perawat dan semua relawan perawat dapat selalu diperhatikan kesejahteraannya karena perawat adalah kekuatan hidup orang yang sakit, yang berjuang mencegah timbulnya penyakit, mempertahankan kesehatan dan mengurangi angka kesakitan dari seseorang pasien, sebut Bosko.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya