oleh

Kisruh Bupati dan DPRD, Uskup Maumere : Mereka Harus Tinggalkan Kepentingan

-POLITIK-111 views

MAUMERE, MN- Polemik yang terjadi antara Bupati dan para wakil rakyat di DPRD Sikka, yang hampir berjalan sekitar 6 bulan terakhir, akhirnya memaksa Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu harus angkat bicara.

Ditemui maumerenews.com, usai menghadiri upacara memperingati HUT RI ke 74 di Lapangan Kota Baru, mengaku, dirinya sudah membaca dan menyimak hal itu.

“Saya sudah mendengar apa yang menjadi polemic politik di Kabupaten Sikka saat ini. Yang ingin saya sarankan adalah masing-masing harus meninggalkan kepentingan dan melihat kepentingan yang lebih besar, kepentingan rakyat tentunya. Karena ketika kepentingan pribadi dan kepentingan golongan diutamakan, maka kepentingan rakyat tentu diabaikan. Hal ini tentunya akan menghambat segala macam bentuk pembangunan yang ditawarkan oleh pemerintah dan DPRD,” tegas Uskup.

Meski demikian, pemimpin Gereja Katolik di Keuskupan Maumere ini juga mengaku, jika upaya pendekatan sudah dilakukan oleh Bupati Sikka selama ini.

“Saya dengar sejauh ini sudah ada pendekatan yang dilakukan oleh Bupati Sikka. Pendekatan itu harus terus dilakukan, sehingga mencairkan segala kebekuan yang selama ini terjadi. Saran saya adalah harus tetap dilakukan secara kontinyu, sehingga persoalan ini jangan sampai melebar dan merugikan kepentingan rakyat,” ujar Uskup lagi.

Uskup juga meminta kepada para wakil rakyat periode 2014-2019, untuk lebih membuka diri dengan pendekatan yang dilakukan oleh Bupati Sikka, sehingga pemerintah dan DPRD dapat melayani dengan baik kepentingan rakyat.

Disinggung soal proses hukum terhadap para wakil rakyat di DPRD oleh Kejagung RI, Uskup tidak ingin berkomentar banyak untuk persoalan tersebut.

Namun dirinya sangat berharap agar, hentikan pertikaian tersebut dan tetap mengedepankan kepentingan rakyat.(SON-R1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya