oleh

Pemda Sikka Akhirnya Setujui Lambelu dan Umsini Sandar di Maumere

-EKBIS-1.201 views

MAUMERE, MN- Dua armada kapal milik PT Pelni akhirnya disetujui Pemkab Sikka untuk bisa bersandar di Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere.

Dua kapal tersebut masing-masing, KM Lambelu yang direncanakan akan masuk pada 6 September 2020 dan KM Umsini yang diperkirakan sesuai jadwal akan berlabuh pada 10 September 2020 mendatang.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Wihelmus Sirilus, yang berhasil ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/8/2020).

“Memang benar, bahwa meski di tengah pandemi covid 19 ini, akses transportasi tidak bisa kita tahan, karena ini juga menyangkut dengan kebutuhan dan kepentingan banyak orang. Artinya, pemerintah daerah tentu harus melakukan kajian-kajian secara mendalam, apa yang mesti dipersiapkan. Olehnya, di tengah masa adaptasi kehidupan baru ini, Pemda sudah menyetujui kedatangan dua kapal tersebut untuk bersandar di Pelabuhan Laut Lorens Say,” ujarnya.

Meski demikian, dia pun mengatakan, protokol kesehatan akan tetap diberlakukan selama dua kapal tersebut sandar di pelabuhan.

“Kita akan memperketat penumpang yang turun dan penumpang yang naik. Tentunya Tim Satgas Covid 19 Kabupaten Sikka pun akan disiagakan di setiap kedatangan kapal,” tegasnya.

Dikatakan, dalam proses pengawasan di pelabuhan, tentunya bagi yang diduga mengarah ke indikasi positif, maka pelabuhan akan tutup kembali.

“Memang kita tidak menginginkan hal demikian. Lebih baik kita mencegahnya dan tidak ingin penularan ini berjalan terus, kita perlu menjaga kondisi kita di zona hijau. Sandarnya dua kapal ini pun sudah disetujui oleh perangkat daerah bersama Forkopimda. Jadi kita tidak lagi jemput lagi di Larantuka maupun di Ende,” jelasnya.

Dia pun mengatakan, untuk penjemputan di luar Sikka, memang membutuhkan waktu dan tenaga yang luar biasa, termasuk dengan anggarannya.

“Target kita pertama adalah bagaimana memberikan pelayanan dasar ini kepada masyarakat secara mudah, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kalau memang pada saat kedatangan kapal ini lagi, ada yang indikasi positif, tentu akan dipertimbangkan lagi,” pungkasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya