oleh

Pemda Sikka akan Data Ulang Penerima BPJS dan KIS

-METRO-281 views

MAUMERE, MN- Tekad pemerintah daerah untuk memberi perhatian serius terhadap hak-hak dasar masyarakat di bidang kesehatan, terus digalakkan saat ini. Meski masih terbentur dengan kesalahan data, namun pemerintah terus mencoba tahap demi tahap, agar persoalan itu dapat segera teratasi dan masyarakat boleh mendapatkan hak dasarnya di bidang kesehatan dengan baik.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, dalam pernyataannya pada setiap kesempatan mengaku jika BPJS dan KIS untuk masyarakat Sikka masih belum kena pada sasarannya.

“Total penduduk Sikka saat ini 317.000 lebih jiwa. Yang masuk dalam kategori keluarga sejahtera itu hanya 20 persen saja, sementara sisanya berdasarkan data adalah keluarga pra sejahtera dan keluarga miskin. Dari total itu, sebanyak 168.000 lebih jiwa telah mendapatkan BPJS dan KIS, tetapi data ini kami belum yakini data akurat, karena masih sekitar 8.000-an jiwa yang tidak memiliki NIK. Untuk itu, tugas pemerintah untuk melakukan perubahan atas data ini,” ujarnya.

Dikatakan, sisa dari penduduk yang telah dibiayai oleh pemerintah pusat melalui BPJS dan KIS, adalah tugas pemerintah provinsi dan kabupaten. 

“Ada sekitar 25.000 jiwa yang kita berikan kartu Sikka sehat, agar mereka juga mendapatkan hak yang sama dengan warga miskin lainnya yang sudah terlayani melalui BPJS dan KIS. Ada juga keluarga dengan kategori BPJS kelas III yang tidak mampu membayar lagi iuran BPJSnya pun akan kita talangi. Inilah yang disebut dengan tugas pemerintah dalam mengembalikan hak-hak dasar masyarakatnya. Saya akan kejar sampai ke hutan-hutan, masyarakat yang belum mendapatkan haknya,” tegas Orang Nomor Satu di Sikka ini lagi.

Dia juga mengatakan, meski banyak pihak yang merasa pesimis dengan kebijakan ini, namun dirinya akan terus mengejar target itu agar masyarakat miskin mendapatkan haknya.

“Kami akan terus bekerja, karena kami yakin dengan pengabdian yang tulus serta iklas yang kami kerjakan untuk rakyat di Nian Tana ini, kami akan terus mendapatkan Berkah dari Tuhan Pemilik Kehidupan dan Leluhur di Tanah ini. Orang boleh bicara, kami terus bekerja,” ujar Bupati Idong lagi.

Dia juga meminta dukungan dari semua pihak terhadap kebijakannya dalam memberi perhatian terhadap pemenuhan hak-hak dasar masyarakat ini. Dia juga berharap, setiap pemimpin di daerah ini dari pimpinan OPD hingga ke kepala desa, untuk selalu peka dan tanggap dalam memberikan data riil terkait dengan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di bidang kesehatan saat ini.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya