oleh

Kontraktor di Maumere Protes Mekanisme Tender Proyek Tidak Sesuai Aturan

-METRO-296 views

MAUMERE, MN- Diduga mekanisme tender proyek pembangunan Bangunan Penangkap Mata Air kapasitas 15 liter/detik di Kelurahan Hewuli dan KelurahanWuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka tidak sesuai aturan yang berlaku, salah satu peserta tender proyek tersebut layangkan protes.

Ada tahapan yang diduga dilangkahi dalam proses tender di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sikka senilai Rp. 1.977.246.500 tersebut.

CV. Putra Pratama, salah satu kontraktor yang mengikuti tender proyek tersebut kepada Maumere News, Jum’ad (31/05/2019) menjelaskan, proyek yang bersumber dari dana DAK APBD II Tahun 2019 tersebut diikuiti oleh 18 peserta tender namun hanya 6 peserta yang memasukan penawaran dalam proyek tersebut.

Dari 6 peserta yang memasukan berkas penawaran, hanya 3 peserta yang dinyatakan lolos pada tahap evaluasi, administrasi, kualifikasi, teknis dan harga yang diadakan pada tanggal 15-22 Mei 2019 dan CV. Putra Pratama adalah satu dari tiga peserta yang lolos dan berhak mengikuti tahapan pembuktian kualifikasi.

Anehnya, Kelompok Kerja (POKJA) selaku pelaksana anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selaku perwakilan kuasa anggaran bukan menetapkan pemenang proyek tersebut tetapi meminta peserta tender untuk kembali memasukan penawaran ulang melalui E-Reverse Auction System .Lazimnya dalam sebuah tender proyek, pasca pembuktian, tahapan selanjutnya adalah penetapan pemenang tender.

Informasi mengenai E-Reverse Auction System disampaikan kepada peserta pada Jum’ad (31/05/2019) pukul 08.44 WITA secara mendadak dan peserta hanya diberi waktu 2 (dua) jam untuk memasukan berkas penawaran ulang. Berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan, tangal 27 Mei – 10 Juni 2019 adalah masa penetapan pemenang.

Berdasarkan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaam Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui penyedia Nomor 9 Tahun 2018 yang termuat dalam dokumen lelang tersebut, mekanisme E-Reserve Auction bisa ditempuh untuk lelang cepat dan hanya dua peserta yang mampu dan bersedia. Padahal pemenang tender belum ditetapkan.

CV. Putra Pratama menilai, E-Reserve Auction System hanya berlaku pada pekerjaan pengadaan, tanpa ada pekerjaan tambahan lainya seperti pekerjaan instalasi pipa.
CV.Putra Pratama berharap, Pokja benar-benar bekerja sesuai mekanisme dalam proses tender yang berlaku tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Deni Dalopez, selaku Ketua Pokja IV dikonfirmasi awak media, mengatakan, bahwa pihaknya sudah menjalankan proses tender sesuai mekanisme yang berlaku. “Dari 3 peserta itu salah satunya gugur, jadi sisa 2 peserta, sehingga kita ambil mekanisme itu,” kata Deny.

Disinggung mengenai jadwal penetapan pemenang tender, Deni menyatakan bahwa hal itu akan dibicarakan secara internal pokja. (TIM-R2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya