oleh

Menteri PUPR Kunjungi Bendungan Napun Gete di Sikka

MAUMERE, MN- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono, Rabu (5/8/2020) melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka Flores NTT.

Kehadiran Menteri Basuki ke Maumere, untuk melihat dari dekat progres pembangunan bendungan yang mennelaan anggaran sebesar Rp. 910 lebih tersebut.

Ikut dalam rombongan Menteri, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Sikka, termasuk Dirut Utama PT Nindya Karya yang mengerjakan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, atas perhatiaannya untuk masyarakat NTT.

Wagub pun sangat berharap agar masyarakat dan pemerintah daerah harus terus mendukung program Pemerintah Pusat untuk pembangunan bendungan ini.

“Air ini akan mengalir jauh dan akan memberikan banyak manfaat bagi pembangunan di bidang pertanian dan peternakan di wilayah ini. Mari kita harus terus mendukungnya,” tegas Wabup.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, atas perhatiannya untuk pembangunan bendungan di Kabupaten Sikka.

“Banyak persoalan yang kita hadapi namun hanya restu Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, semua masalah bisa diselesaikan, termasuk pembangunan bendungan ini diharaapkan akan tetap berlanjut. Dengan bendungan ini, akan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Bupati Robi Idong, sapaan akrabnya juga meminta kepada Menteri PUPR, untuk melanjutkan pengerjaannya, meski saat ini dalam masa pandemi covid 19.

“Sikka merupakan 73 kabupaten di Indonesia dengan aangka stunting tertinggi. Dengan pembangunan bendungan ini, diharapkan ke depannya, terbangun pertanian dan peternakan yang memadai di kawasan ini, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Menteri PUPR dan rombongan, masih mendapatkan penjelasan dari pihak PT Nindya Karya terkait dengan progres pengerjaan bendungan tersebut, yang akan berakhir pada Desember 2020 mendatang.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya