oleh

Komunitas Gerakan Pemuda Peduli Sikka, Renovasi Kamar Seorang Ibu yang Idap Sakit Paru-Paru di Brai

-SOSBUD-147 views

MAUMERE, MN- Sejumlah anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gerakan Pemuda Peduli Sikka (GPPS), kembali melakukan kegiatan sosial di Maumere, Flores-NTT, Kamis, (27/8/ 2020).

Aksi yang dilakukan oleh anak muda ini yakni merenovasi kamar milik Ibu Geni Veva, tepatnya di Desa Watugong, Dusun Brai RT 005 RW 002.

Aksi ini langsung dipimpin oleh Ketua Komunitas (GPPS), Elisabeth Fransiska Tareja (Elsa Tareja)

“Ibu Geni Veva (50), selama ini tinggal bersama 3 orang anaknya. Suaminya telah dipanggil Tuhan beberapa tahun lalu. Ibu Geni sendiri mengidap Infeksi Paru-paru dan Infeksi Saluran Kencing,” jelas Karolina Noviyanti (Novy) salah seorang anggota komunitas Gerakan Pemuda Peduli Sikka.

Lanjutnya, ditengah kondisinya yang sedang sakit, beliau harus tidur di kamar berdinding Rongga, sehingga angin dan matahari sering tembus ke dalam kamarnya.

Karena keterbatasan ekonomi, kamarnya tak kunjung diperbaiki. Kondisi kamarnya yang reyot sangat mempengaruhi kesehatannya, yang sudah lanjut usia dan sedang sakit parah.

“Atas dasar itulah, kami dari Komunitas Gerakan Pemuda Peduli Sikka (GPPS) langsung datang membantunya. Ini adalah murni inisiatif dari teman-teman yang tergabung dalam komunitas GPPS. Menurut tetangga dan penuturannya sendiri, dia sering merasa sakit ketika angin tembus masuk dalam rumahnya ketika malam hari,” tambahnya.

Sementar itu, Maria indriyani (Indry), salah seorang anggota Komunitas GPPS pun menambahkan, renovasi kamar ini telah direncanakan beberapa bulan lalu, dan dana yang dipakai untuk renovasi tersebut dikumpulkan dari para donatur.

“Puji Tuhan Hari ini, yang kami bawa adalah tempat tidur, lemari, kasur 4, bantal guling, bantal kepala, selimut, sprei, tripleks, walpaper dinding,” jelasnya.

Dalam pernyataannya, dia pun menyampaikan terima kasih bagi para donatur yang telah bersedia membantu mereka dalam proses renovasi kamar milik Ibu Geni.

“Semoga kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Misi kami hanya satu, yaitu kegiatan sosial. Untuk itu, kami berharap semoga gerakan ini bisa membuka mata kaum muda Sikka, khususnya dan masyarakat Sikka umumnya dalam menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama yang membutuhkan,” pungkasnya.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya