oleh

Ketua DPRD Sikka: Dana Bansos Tunai Rp. 7 M, Dinsos Diminta Sinkronisasi Data

-METRO-273 views

MAUMERE, MN- Ketua DPRD Sikka, Donatus David kembali meminta kepada Dinas Sosial Kabupaten Sikka untuk segera mensinkronisasi data jumlah KK miskin di Kabupaten Sikka dengan pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan, agar bantuan sosial (bansos) tersebut benar-benar tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD, kepada Maumere News, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2020).

“Dalam rapat kemarin, ada dana bantuan sosial (bansos) tunai yang dialokasikan pemerintah daerah sebesar Rp. 7 miliar untuk penanganan dampak sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Sikka pasca pandemi covid 19 ini. Kami sudah mengingatkan, agar jangan ada tumpang tindih dalam penyalurannya,” ujar Ketua DPRD dari PDI Perjuangan ini.

Karena menurut dia, jangan sampai dengan data yang kurang valid itu, terjadinya pendobelan, atau ada yang tidak dapat sama sekali.

“Karena ke depannya, ada juga bantuan dari berbagai pihak, seperti di Desa sendiri juga ada bantuan, begitu pula dari Provinsi dan dari Pusat. Kalau pusat punya melalui program keluarga harapan dan bantuan pangan non tunai. Jadi jika ada warga yang sudah mendapatkan bantuan ini, sebaiknya mereka tidak diberikan lagi bansos tunai sebagai dampak dari covid 19 ini,” tegasnya.

Dia menambahkan, dengan kondisi yang ada saat ini, pemerintah daerah tentunya bisa melakukan intervensi terhadap program bantuan langsung tunai ini sebagai dampak sosial ekonomi dari pandemi covid 19 di daerah ini.

“Namun yang saya ingatkan tadi, agar mereka yang sudah mendapatkan PKH dan BPNT ini, tidak mendapatkan lagi program bansos tunai ini,” pungkasnya.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya