oleh

Kejar Target Perolehan KIA, Disdukcapil Sikka Jemput Bola

-DIKKES-468 views

MAUMERE, MN- Pemerintah pusat saat ini sedang gencar-gencarnya mendorong adanya kepemilikan kartu identitas anak (KIA) sebagai pengakuan atas hak anak. 

Pemkab Sikka melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pun tengah melakukan upaya tersebut. Mereka pun menjemput bola hingga turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi.

Kepala Dinas Dukcapil Sikka, Martha H. Pega saat mendatangi SD Inpres Hoba Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok Sikka, Kamis (17/10/2019) mengatakan, sosialisasi ini perlu dilakukan dalam rangka untuk memberikan pemahaman bagi orangtua dan pihak sekolah untuk maksud ini.

“Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak merupakan sebuah kewajiban di seluruh Indonesia. KIA memiliki fungsi yang sama seperti KTP, yaitu menjadi tanda pengenal identitas diri yang sah saat mendapatkan layanan publik,” katanya.

Dia mengatakan, KIA bisa dipergunakan untuk kepentingan pelayanan imigrasi, pembukaan rekening bank, layanan transportasi dan lain-lain.

“Selain itu, Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 pasal 20 menyebutkan bahwa untuk memaksimalkan pemanfaatan KIA dan memberikan nilai tambah, kabupaten/kota dapat melakukan perjanjian kemitraan dengan pihak ketiga sebagai mitra bisnis yang bergerak dalam bidang tempat bermain, rumah makan, taman bacaan, toko buku, tempat rekreasi dan usaha ekonomi lainnya. Ini yang sedang kita usahakan jika bisa kita kerjakan di Sikka,” jelasnya lagi.

Dia juga menambahkan, kebijakan ini sudah dimulai sejak dari tahun 2016 lalu, bahwa  seluruh anak di pelosok indonesia wajib memiliki kartu identitas anak dari yang umur 0 sampai 5 tahun dan 5 sampai 17 tahun kurang dari 1 hari, wajib memiliki kartu identitas anak.

Dia pun sangat berharap dukungan orangtua dan pihak sekolah agar bisa mendorong tercapainya target kepemilikan KIA di Kabupaten Sikka.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya