oleh

Kadis Kesehatan: Waspada, Kasus DBD Cenderung Meningkat Februari-Maret

-DIKKES-508 views

 

MAUMERE, MN- Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Hermelus menyebutkan, penyebaran Wabah DBD ini di Kabupaten Sikka sendiri sudah terjadi sejak tahun 1968 lalu. Kabupaten Sikka sendiri sudah sebanyak 3 kali KLB DBD yakni di tahun 2010, 2013 dan 2016 lalu.

“Dari data grafik yang kita miliki, per 3 tahun, kasus DBD akan muncul kembali. Meski setiap tahun ada, namun jumlahnya tidak banyak. Artinya kesehatan lingkungan kita masih di bawah standar,” jelas Hermelus saat memberikan gambaran dalam rapat koordinasi pencegahan penyebaran DBD di aula Dinas Pariwisata, Kamis (23/1/2020).

“Di tahun 2013 lalu tercatat sebanyak 3 orang meninggal dan di tahun 2016 lalu sebanyak 392 pasien dirawat di rumah sakit dan puskesmas yang ada di wilayah ini.

Dijelaskan, kasus DBD ini cenderung mengalami kenaikan, terutama pada musim penghujan antara Februari hingga Maret dan bergerak turun hingga beberapa bulan ke depan. Namun, di September dan Oktober akan naik lagi.

“Olehnya butuh kewaspadaan kita semua karena siklus pengembangannya seperti itu dan diharapkan semua warga kita untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama di bulan-bulan di mana nyamuk ini mengalami pengembangbiakan,” ujarnya.

Untuk pemberantasan nyamuk, lanjut dia, surat himbauan sudah disampaikan ke masing-masing kecamatan termasuk seluruh ASN di Kabupaten Sikka untuk melakukan sosialisasi dan karya nyata di masing-masing wilayahnya dalam rangka memberantas pengembangbiakan nyamuk penyebar demam berdarah ini.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya