oleh

Intimidasi Pendamping Desa, Anggota DPRD Sikka Dilaporkan ke Polres Sikka

-HUKRIM-3.592 views

MAUMERE NEWS, MN – Anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmiyanto Eri, S.Fil dilaporkan ke Polres Sikka oleh Inosensius Pio, warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka pada hari ini, Selasa (21/05/2019) pukul 9.30 WITA terkait dugaan tindakan penghinaan terhadap Inosensius Pio.

Inosensius Pio mendatangi Polres Sikka bersama dua orang saksi yaitu Harsen Ware dan Stanislaus Pele dengan menyertakan alat bukti berupa rekaman video pembicaraan Ketua KPPS TPS 01 Desa Nitung Lea, Laurensius Lise dan Yoseph Karmiyanto Eri.

Menurut keterangan Inosensius Pio, dirinya mendapat informasi dari Harsen Ware melalui telepon selularnya pada tanggal 28 April 2019 terkait pembicaraan antara Ketua KPPS TPS 01 Desa Nitung Lea, Laurensius Lise dan Yoseph Karmiyanto Eri mengenai hasil perolehan suara calon anggota DPRD Sikka Daerah Pemilihan Sikka 1 atas nama terlapor di TPS tersebut yang berhasil direkam oleh saksi Stanislaus Pele.

Ino mengaku, dalam rekaman tersebut, terdapat kata-kata penghinaan dan makian yang ditujukan kepadanya. Hal tersebut diketahui Ino dari Stanislaus Pele yang pada tanggal 3 Mei 2019 mendatangi rumahnya dan menunjukkan rekaman video tersebut.

Selain penghinaan dan makian yang ditujukan kepada Inosensius Pio, Ino juga menambahkan, dalam rekaman tersebut, Yoseph Karmiyanto Eri juga mengintimidasi Inosensius Pio selaku Pendamping Desa Profesional di Kecamatan Palue. Yoseph Karmiyanto Eri mengancam akan merekomendasikan ke Korkab (Koordinator Kabupaten) dan Korprop (Koordinator Propinsi) agar Inosensius Pio dipecat dari jabatannya sebagai Pendamping Desa Profesional.

Inosensius Pio juga mengaku, dirinya merasa tidak nyaman dan kuatir atas ancaman Yoseph Karmiyanto Eri yang juga adalah Ketua PKB Sikka tersebut.

Laporan ini diterima Sat Reskrim Polres Sikka dan sementera dilakukan pendalaman laporan tersebut berupa pengumpulan bukti dan saksi tambahan.

Yoseph Karmiyanto Eri yang ditemui Maumere News dikediamannya enggan berkomentar terkait hal ini. Pihak keluarganya mengaku akan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. (SAN-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya