oleh

Ini Cara Pemkab Sikka Gempur Dusun, 1.265 ASN akan Dilibatkan

-METRO-370 views

MAUMERE, MN- Pemerintah Kabupaten Sikka terus bergerak melakukan inovasi-inovasi guna menyelesaikan persoalan mendasar di wilayah itu. Dengan melibatkan sedikitnya 1.265 aparatur sipil negara (ASN), dipastikan pada tahun 2023 mendatang sesuai dengan RPJMD, pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini akan meningkat.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menyampaikan optimisme saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante, Minggu (17/11/2019).

Robby Idong, sapaan akrabnya, menegaskan, bicara soal kemiskinan masyarakat, tidak bisa hanya bicara di balik meja atau bicara di hotel-hotel berbintang, tetapi harus turun langsung ke masyarakat, melihat, mendengar dan ikut merasakan apa yang terjadi di lapangan. Bukan hanya itu saja, tetapi juga harus ditindaklanjuti dengan eksekusi kebijakan.

“Saya sudah melakukan ini sejak dulu dan apa yang saya lakukan ini memang nilainya kecil, tetapi saya setelah melihat, langsung mencari solusinya dan tindaklanjutnya. Jadi ada kebijakan yang kita ambil, setelah kita turun langsung ke lapangan. Ini yang dibutuhkan saat ini dibawah pemerintahan Presiden Jokowi,” tegasnya.

Untuk itu, dusun yang merupakan wilayah terkecil di pemerintahan, lanjut Bupati, dirinya akan mengambil kebijakan agar sebanyak 1.265 ASN ini akan dibagi sebagai pendamping dusun.

“Artinya, dia selain bekerja di kantor, tetapi kita berikan tugas ini untuk mendampingi dusunnya. Dan ini wajib berlaku hingga ASN yang bersangkutan pensiun. Artinya, soal pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana itu banyak orang ahlinya. Saatnya, kita turun bersama dengan masyarakat, apa yang menjadi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Saya akan perintahkan, kita jangkau semua dusun yang ada di Sikka, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat segera disampaikan, sehingga jangan sampai kita tunggu terlalu lama, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” jelasnya.

Dikatakan, masih banyak ASN kita yang tidak bekerja optimal, sehingga mereka yang masih santai bekerja, diberikan tanggungjawab tambahan untuk ini.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya