oleh

3 Anak Dibawah Umur Terlibat Pencurian Pipa PLTMG Wairita

-HUKRIM-207 views

MAUMERE, MN – Pelaku pencurian pipa gas line (pipa sambungan mesin) di PLTMG Wairita pada Minggu (09/06/2019) pukul 10.00 WITA, kini harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Sikka.

Dari 8 orang, warga Moko, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, pelaku pencurian pipa gas line di PLTMG Wairita, 3 diantarnya adalah anak dibawah umur berinisial MNB (16), FE (15) dan PP (18).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, SIK saat menggelar Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Pencurian Pipa Gas Line di PLTMG Wairita pada Rabu, (12/06/2019) yang bertempat di Mapolres Sikka, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Maumere.

Kepada awak media, Rickson mengatakan, dari 8 orang pelaku, hanya 5 orang yang ditahan karena 3 pelaku merupakan anak dibawah umur.

Dalam keterangan persnya, orang nomor satu Polres Sikka tersebut mengungkapkan kronologis pencurian bermula ketika seorang saksi mata melihat para pelaku sementara membuka/mencongkel container yang berada dilokasi PLTMG Wairita dan mengambil 2 unit pipa gas line.

Saksi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada pihak keamanan PLTMG Wairita dan Aparat Kepolisian dari Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Sikka yang sedang berjaga dilokasi tersebut.

Mendapat laporan adanya pencurian, pihak security PLTMG Wairita dan Aparat Kepolisian segera menuju lokasi dan mendapati para pelaku sedang melakukan aksi mereka. Para pelaku langsung diamankan di Pos Keamanan PLTMG Wairita dan kemudian diserahkan kepada Polsek Waigete guna proses hukum selanjutnya.

Rickson Situmorang menambahkan, dari hasil pengembangan kasus ini, pelaku sudah melakukan pencurian dari tanggal 31 Mei 2019 dan hasil curiannya sudah dijual ke pedagang besi tua yang berinisial SJ yang juga ikut ditahan.

Atas tindakan pencurian tersebut, para pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 KUHP sedangkan penadah/pembeli dikenakan pasal 480 KUHP.

Berdasarkan pantauan Maumere News, pada saat konfernsi pers, terdapat barang bukti berupa 6 unit sambungan pipa gas line dan 1 unit nosel pelumas.

Atas kejadian ini, pihak PLTMG Wairita mengalami kerugian sebesar Rp. 200.000.000. (ACQ-R2)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya