oleh

Hama Serang Tanaman Warga di Maumere, Panen Terancam Gagal

-SOSBUD-701 views

MAUMERE, MN– Hama tanaman saat ini mulai menyerang hampir seluruh tanaman pertanian warga di Kabupaten Sikka. Akibatnya produksi pertanian warga mulai menurun dibandingkan sebelumnya.

Pantauan wartawan, serangan hama terbanyak menyerangan tanaman umbi-umbian hingga tanaman cokelat.

Kondisi terparah terjadi di Desa Pruda Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka. Hampir sebagian besar tanaman cokelat milik warga terserang hama. Bahkan serangan itu pun menyebabkan daun mulai menguning hingga mati.

Mantan Kepala Desa Pruda, Martinus yang ditemui di kediamannya, Sabtu (8/6/2019), mengatakan, produksi cokelatnya menurun dari 1 ton per sekali panen menjadi hanya 100 kg saja.

“Kondisi hama yang menyebabkan hasio produksi kami menurun. Kalau dulunya sampai 1 ton, tapi sekarang cuma sedikit. Jadi kami petani ini sangat kewalahan untuk menghadapi persoalan ¬†ini,” akunya.

Meski serangan hama telah menyerang tanaman warga hampir setahun terakhir, aku dia, namun hingga saat ini instansi teknis terkait, belum juga melakukan penanganan terhadap persoalan ini.

Dia juga mengaku, dari sekitar puluhan hektar perkebunan cokelat di Desa Pruda telah gagal panen.

Kondisi tersebut ditambah lagi dengan harga beli cokelat dari petani yang sangat rendah, menyebabkan mereka enggan untuk melakukan usaha produksi lagi.

“Kalau dulu, harganya sampai 32.000 per kilo, tetapi sekarang hanya sampai 29.000 saja. Itu pun kita harus mencari ke pengepul yang bisa ambil dengan harga tinggi,” katanya dengan nada sesal.

Dia sangat berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera merespon masalah yang dihadapi para petani di wilayah ini. Dia juga mengaku, selama ini Dinas Pertanian maupun Perkebunan hanya membagikan saja bibit tanaman dan pupuk, tanpa diikuti dengan program keberlanjutan, seperti pendampingan hingga penanganan hama seperti saat ini.

Dikatakan, serangan hama juga telah menyerang tanaman umbi-umbian, pisang dan pepaya di wilayahnya.

Hingga berita ini diturunkan, instansi teknis terkait belum bisa dihubungi untuk memastikan solusi yang akan diambil terhadap upaya pembasmian hama yang menyerang tanaman warga itu.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya