oleh

Hadiri Upacara Adat ‘Joka Segu’, Bupati Sikka Ajak Warga Tanam Pangan Lokal

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menyempatkan diri untuk menghadiri upacara adat penolakan (joka segu) covid 19 di Desa Liakutu Kecamatan Mego Kabupaten Sikka, Senin (27/4/2020).

Di depan warga Desa Liakutu dan sejumlah warga desa lainnya di Kecamatan Mego, Bupati Robi Idong, sapaan akrabnya mengajak seluruh warga untuk menanam pangan lokal dalam rangka untuk mengantisipasi dampak dari pandemi covid 19 di wilayah ini.

“Tanaman lokal kita yang selama ini kita andalkan sebagai bahan makanan pokok kita, jangan sampai kita tinggalkan di masa pandemi covid 19 seperti saat ini. Dengan mengandalkan pangan lokal, maka saya yakin seluruh masayarakat Nian Tana Sikka ini tidak akan kelaparan,” tegasnya.

Orang Nomor Satu di Sikka ini pun menambahkan, Kabupaten Sikka adalah daerah berpotensi untuk pengembangan pertanian dan banyak lahan kosong yang belum digarap secara optimal.

Untuk itu, dia sangat berharap warga Sikka dapat memanfaatkan lahan pertanian yang masih kosong itu, untuk pengembangan komoditas pertanian guna menjawab dampak pandemi covid 19 di Kabupaten Sikka.

Dalam kesempatan itu, Bupati Robi juga menjelaskan soal bantuan langsung tunai yang akan disalurkan kepada warga miskin di Kabupaten Sikka.

“Untuk saat ini, pendataan sedang dikerjakan. Namun untuk dampak sosial ekonomi yang terjadi akibat pandemi covid 19 ini, pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan langsung tunai sebesar 600 ribu per bulan untuk setiap KK miskin. Nanti ada juga bantuan dari provinsi dan juga bantuan dari pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan tentang program padat karya yang akan dialokasikan melalui dana desa, untuk membantu masyarakat desa dalam menghadapi dampak pandemi covid 19 di daerah ini.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya