oleh

DPRD Desak Pemkab Sikka Hentikan Aktifitas Penimbunan Material di Waiterang

-HUKRIM-1.099 views

MAUMERE, MN – Pemerintah Kabupaten Sikka didesak DPRD Kabupaten Sikka untuk segera menghentikan aktifitas penimbunan material batu dan pasir di area konservasi di Desa Waiterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Aktifitas penimbunan tersebut diduga kuat tidak mengantongi ijin alias bodong. Selain itu, aktifitas tersebut juga dianggap mengganggu lingkungan sekitar mengingat area tersebut masuk dalam lahan konservasi.

Faustinus Vasco, S.Sos, Anggota Komisi II DPRD Sikka kepada Maumere News, Jumad (31/05/2019) menegaskan, penghentian itu perlu dilakukan karena Wairterang dan kawasan sekitarnya adalah daerah konservasi.

Politisi PKP Indonesia yang juga Mantan Kepala Desa Habi tersebut menambahkan, aktifitas penimbunan dikawasan konservasi tersebut harus mendapat rekomendasi dari Kementrian Kelautan Perikanan dan Konservasi. Hal itu diatur dalam ketentuan dari UU Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Pulau Pulau Kecil.

“Sudah jelas dalam ketentuan itu bahwa memang wilayah konservasi harus dilindungi agar kelestariannya tetap terjaga. Apalagi diwilayah timur area itu adalah perbukitan tinggi yang juga masuk dalam daerah konservasi dan hutan tutupan yang berada dibawah Kementerian Kehutanan dan Kelestarian Alam,” tegas Vasco.

“Desa Wairterang itu Desa Wisata. Ada beberapa cottage dan rumah makan serta tempat wisata yang harus di jaga sehingga tetap menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk tetap berkunjung ditempat itu,” tambah Politisi PKP Indonesia tersebut. (TIM-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya