oleh

Di Tengah Covid, KK Penerima BLT Jangan Gunakan untuk Judi dan Mabuk

MAUMERE, MN- Ketua DPRD Sikka, Donatus David, dalam pernyataan di depan warga Desa Riit Kecamatan Nita Kabupaten Sikka, Minggu (3/5/2020) menegaskan, agar kepala keluarga penerima bantuan langsung tunai (BLT) mempergunakan dana BLT untuk kepentingan sosial ekonominya dan bukan dipergunakan untuk judi dan mabuk.

“Saya minta agar dana bantuan ini yang pemerintah sediakan, tidak boleh dipergunakan untuk judi dan mabuk. Karena yang dibantu oleh pemerintah ini, untuk kepentingan ekonomi keluarga di tengah pandemi covid 19 ini,” tegasnya.

Dalam pernyataannya di depan warga Riit tersebut, dihadiri oleh Bupati Sikka dan Ibu, dalam kegiatan kunjungan kerja. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua Fraksi PDI perjuangan DPRD Sikka.

“Dalam waktu dekat di Bulan Mei ini, akan dilakukan pencairan dana BLT. Pemerintah sangat berharap, keluarga penerima BLT ini untuk pemenuhan kebutuhan pokok. Saya berharap kepala desa dan seluruh aparat desa sampai di RT dan RW, dapat memantau penggunaan dana ini. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mengatasi persoalan dampak dari pandemi covid 19 bagi warga yang berpenghasilan rendah atau terimbas usahanya dari wabah ini,” tegasnya lagi.

Dia lebih lanjut mengatakan, saat ini NTT sudah 9 warga yang positif covid 19, yakni di Kupang sebanyak 7 orang dan Manggarai Barat sebanyak 2 orang.

“Untuk itu, kita yang ada di Sikka ini harus ikut aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Virus ini bisa dicegah dengan kita mengikuti aturan, selalu menggunakan masker, selalu cuci tangan, tidak keluar rumah kalau tidak urgen dan selalu menjaga kesehatan diri serta lingkungan,” pungkasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya