oleh

Di Maumere, Dukung Anaknya Bisa Belajar, Orangtua ‘Pikul’ Papan Tulis

-DIKKES-23 views

MAUMERE, MN- Sekolah menjadi satu-satunya lembaga pendidikan formal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Apalagi pasca pandemi covid 19, sejumlah orangtua di Kabupaten Sikka, sangat berharap agar kegiatan tatap muka dapat berjalan kembali seperti biasa.

Hal itu, menyusul sulitnya orangtua mendidik dan mengajar anak-anak mereka di rumah selama masa pandemi covid 19 ini.

Meski demikian, di tengah penerapan masa adaptasi kehidupan baru, pemerintah belum mengijinkan, sekolah melaksanakan tatap muka di kelas. Olehnya, sejumlah sekolah memilih untuk melaksanakan sistim pendidikan dengan belajar kelompok di lokasi yang representatif, untuk mencegah penyebaran covid 19.

Dan di SD Inpres Hoba Kelurahan Nangalimang, pihak sekolah memberlakukan belajar kelompok di luar kelas.

“Kami mau membantu guru-guru di sekolah. Apa saja yang mereka suruh, kami tetap laksanakan, termasuk pikul papan tulis masuk dan keluar kelas setiap hari, hanya untuk anak kami bisa diajar oleh guru,” ujar Elis, salah seorang orangtua siswa, yang saban hari memikul papan tulis untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Dia mengaku, selama masa pandemi covid 19, dia sulit untuk mengajar anaknya di rumah.

“Kami sangat susah mengajar anak kami sendiri di rumah. Kami sering mengalami kesulitan, karena sendiri tidak tahu bagaimana memberikan pemahaman tentang pelajaran kepada mereka,” akunya.

Lisa, salah seorang orangtua siswa lainnya pun mengaku, mereka mengalami kesulitan selama mengajar anak di rumah.

“Anak saya tidak bisa memahami apa yang kami ajarkan, bahkan anak susah mendengarkan. Jadi dengan belajar kelompok di luar kelas seperti ini, kami kerja apa saja untuk membantu lancarnya proses belajar mengajar, kami siap membantu,” ujarnya saat memikul papan tulis keluar dari ruang kelas untuk pembelajaran.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya