oleh

Dana Pensiun bagi Koruptor, Hasto Sebut Prabowo Tidak Berdaya

-POLITIK-862 views

MAUMERE, MN- Sekjen PDI Perjuangan, Ir. Hasto Kristiyanto, MM, menyebutkan, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, sepertinya tidak berdaya terhadap para calegnya dari partai yang dipimpinnya.

Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan sejumlah awak media usai menyampaikan orasi politiknya pada kampanye terbuka di lapangan Umum Kotabaru Maumere Kabupaten Sikka, Selasa (9/4/2019).

“Korupsi merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak boleh ditolerir dengan cara apapun. Pemberian dana pensiun kepada para koruptor yang disampaikan oleh Pak Prabowo merupakan kebijakan yang kontra produktif dan hanya membuktikan bahwa Prabowo tidak berdaya kepada caleg-calegnya yang koruptor sehingga memberikan ruang yang begitu besar,” tegas Hasto.

Menurut dia, untuk urusan korupsi, PDI Perjuangan telah memberikan sanksi yang tegas kepada caleg-caleg yang terbukti korupsi, dengan tidak dicalonkan menjadi anggota legislatif, termasuk sampai pada tindakan pemecatan dari partai.

Ketika disinggung soal laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN), Hasto menegaskan, bagi partainya, LHKPN merupakan wajib hukumnya.

“Kami jauh-jauh hari sudah memberikan instruksi, agar setiap caleg harus melaporkan LHKPN. Bagi kader yang belum, kami akan dorong, karena itu merupakan bagian dari tanggungjawab kepada publik, sehingga kami akan memberikan waktu, tapi mungkin saat ini masih sibuk dengan hari terakhir jelang pemilu, sehingga akan terus kami dorong nantinya,” tegasnya.

Meski masih ada kadernya yang belum melaporkan LHKPN, Hasto pun mengaku, PDI Perjuangan merupakan salah satu partai yang melaporkan LHKPNnya lebih tinggi.

“Kalau sampai nanti masih ada yang belum melaporkan, maka kita akan beri sanksi tegas, meski pun mereka terpilih nanti di Pemilu 17 April mendatang,” tutupnya.(ACQ-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya