oleh

Bupati Sikka Himbau Pelaku Perjalanan Wajib Karantina Mandiri

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M. Si, menghimbau kepada semua pelaku perjalanan (PP) dari luar daerah, baik dari daerah zona hijau, Zona, Merah dan Zona Hitam yang masuk di wilayah Kabupaten Sikka wajib Karantina Mandiri selama 10 hari, meskipun mengatongi dokumen hasil rapid dari daerah asal.

“Saya himbau para pelaku perjalanan untuk wajib karantina mandiri, termasuk Bupati ataupun pejabat daerah lainnya. Kita harus jaga Nian Tanah Sikka agar tetap aman dan terkendali sehingga pertahankan di. Zona Hijau,” tegas Bupati Sikka yang akrab disapa Robi Idong.

Bupati Sikka, Robi Idong menegaskan hal itu dalam amanatnya ketika memimpin apel launching KBM di Sekolah untuk SD dan SMP tingkat Kabupaten Sikka, yang bertempat di halaman, SDI Wairklau, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Selasa, (1/9/2020).

Ia juga mengajak semua warga masyarakat Kabupaten Sikka agar tetap membangun kerja sama yang baik untuk bersama melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sikka dengan baik dengan taat dan patuh pada himbauan pemerintah dan menjalankan Protokol Kesehatan.

Ia juga menegaskan setiap pelaku perjalanan yang tidak Patuh dan tidak taat pada aturan Protokol Kesehatan dan tidak melakukan karantina mandiri, adalah pelaku kejahatan karena yang bersangkutan secara tahu dan mau serta sadar hendak menyebarkan Virus di daerah ini.

Meskipun pelaku perjalanan sudah ada hasil rapid test tetapi tidak menutup kemungkinan bisa tertular virus dalam perjalanan, bila lengah dan tidak mentaati Protokol Kesehatan.

“Siapa saja yang datang dari luar daerah wajib karantina mandiri, apabila tidak lakukan karantina mandiri apalagi bandel akan  ditindak tegas. Kalau bandel maka dia adalah penjahat karena dengan sengaja mau sebarkan Covid-19,” tegasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya