oleh

Bupati dan Wabup Sikka Panen 1 Ha Sorgum di Desa Paubekor

-EKBIS-224 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si dan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, panen sorgum di areal seluas 1 hektar milik Kelompok Tani Rehin Dunan yang berlokasi di Desa Paubekor, Kecamatan Koting, Selasa, 09/6/2020.

Hasil panen sorgum tersebut diperkirakan 500 kg dari areal 1 ha dengan musim tanam dalam 1 tahun 1 kali tanam dan 3 kali panen.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Sikka, Pastor Paroki Roh Kudus Nelle, RD Albinus Rupa, Pr. Camat Koting, Gabriel Ola, S. Sos, Pimpinan Bank NTT, Vinsen Sulu, Pimpinan OPD Kabupaten Sikka, Kapolsek Nelle dan Anggota Pos Pol Koting, Babinsa Koting, Kepala Desa dan Perangkat Desa Paubekor bersama Ketua dan Anggota BPD desa Paubekor, Pimpinan Yayasan Christo Re, Ibu Dian, Kelompok Tani dan masyarakat Desa Paubekor serta undangan lainnya.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam kesempatan itu mengatakan, tanaman sorgum ini sangat cocok di tanah NTT yang minim air. Kehadiran sorgum ini bisa sebagai pengganti beras. Sorgum bisa dibudidayakan, di tanah kering dengan memanfaatkan sedikit air hujan pada musim hujan. Untuk itu, sorgum dan Kelor adalah sumber pangan yang bergizi tinggi yang harus terus dikelola, baik oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Kita berharap Pemerintah Kabupaten bisa bersinergi dengan Karya Misi,” ujarnya.

Orang Nomor Satu di Sikka ini pun menambahkan, menghadapi resesi ekonomi di Tengah pandemi Corona saat ini, pemerintah harus siapkan ketahanan pangan yang cukup untuk masyarakat Kabupaten Sikka.

“Ketersedian pangan harus cukup bahkan harus lebih. Penyelenggaraan pendidikan khususnya TK hingga SMP harus jalan tanpa hambatan, sedangkan untuk SMA, pemerintah Kabupaten Sikka berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT. Perguruan tinggi pemerintah sudah siapkan beasiswa bagi mahasiswa dengan orang tua tidak mampu dan beasiswa mahasiswa berprestasi, jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sikka baik di rumah pemerintah maupun rumah sakit sta. Elisabeth Lela dan Rs St. Gabriel Kewapante,” jelasnya.

Terkait dengan pengembangan itu, Bupati yang akrab disapa Robi Idong ini sangat berharap agar sorgum harus ditanam besar-besaran di Kabupaten Sikka.

“Kita akan kembangkan di wilayah lain. Saya berharap, Kadis Ketahan Pangan harus segera pikirkan untuk pengembangan di wilayah Kecamatan lain di Kabupaten Sikka,” pungkasnya.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya