oleh

Bulan Suci Ramadhan; MUI Sikka Sepakat Ikut Anjuran Pemerintah

-METRO-363 views

MAUMERE, MN- Jelang Bulan Suci Ramadhan tahun ini, Polres Sikka melakukan rapat koordinasi dengan tokoh agama Muslim di Kabupaten Sikka.

Rapat yang dipimpin Waka Polres Sikka, Kompol I Putu Surawan, SIP, dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Sikka Ustad Iksan Wahab, S.Hi,M.Pd, Camat Alok Barat Fransiskus  Mangge, S.ST serta beberapa tokoh Muslim lainnya, berlangsung di Mako Polsek Alok, Senin (20/4/2020).

Dalam penjelasannya, Waka Polres Sikka, menyebutkan, koordinasi tersebut dilakukan untuk menyatukan persepsi terkait dengan pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan di wilayah Kota Maumere dan sekitarnya.

Waka dalam kesempatan itu juga menyebutkan, terkait dengan pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan, tidak terlepas dari regulasi yang sudah ditetapkan, diantaranya, Maklumat Kapolri Nomor : Mak /2 / III / 2020 Tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19), Surat Edaran Mentri Agama Indonesia Nomor : SE, 6 Tahun 2020 Tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah Pandemi Wabah Covid 19 serta penegasan Majelis Ulama Indonesia Provinsi NTT Nomor : 285/DP-P/MUI NTT/2020 Perihal Penegasan Terkait Covid 19.

“Kita berharap agar para Imam dan Takmir harus dapat mengedukasi Jemaahnya di masing-masing masjid untuk mengikuti maklumat Kapolri, himbauan MUI, himbauan Bupati Sikka terkait situasi wabah covid-19 di Kabupaten Sikka, serta Surat Edaran Kementrian Agama RI Nomor : SE. 6 Tahun 2020 Tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah Pandemi Wabah COVID 19,” ujarnya.

Terkait sholat jumat yang masih dilaksanakan di beberapa masjid, kata Waka, sebenarnya sudah dipasang/tempel himbauan di luar masjid dengan isi himbauan “Tidak Ada Sholat Jumat”, namun umat sudah banyak yang datang dan takmir tidak bisa mengusir umat yang datang, sehingga giat sholat jumat tetap dilaksanakan namun dilaksanakan dengan cepat tanpa khotbah.

Olehnya, atas penjelasan tersebut, pihak masjid meminta pihak kepolisian dan pihak Kecamatan untuk menghimbau umat di masing-masing Masjid melalui pengeras suara yang ada di Masjid untuk mentaati Himbauan Pemerintah dan Maklumat Kapolri  agar tidak melakukan kegiatan di Masjid.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya