oleh

37 Potensi SAR Dilatih Water Rescue oleh Kantor SAR Maumere

-SOSBUD-10.149 views

MAUMERE, MN – Sebanyak 37 peserta dari berbagai elemen mengikuti pelatihan potensi SAR teknik penyelamatan di permukaan air (Water Rescue) yang diadakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere dari tanggal 24 – 29Juni 2019 yang bertempat di dua lokasi berbeda yaitu di Hotel Permatasari untuk pembekalan materi dan di Pantai Wailiti untuk praktek lapangan Potensi SAR.

Peserta pelatihan terdiri dari unsur TNI, Polri, Organisasi Pemerintahan, Non-Pemerintahan, Badan Usaha, Masyarakat dan unsur potensi SAR lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana dalam sambutan penutupan kegiatan tersebut di Dermaga SAR Wailiti pada Sabtu, (29/06/2019) mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja kantor SAR Maumere yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan skill kepada para potensi SAR untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan masyarakat yang mengalami kecelakaan di daerah perairan.

Para potensi SAR mempraktekkan pertolongan pada korban setelah dievakusi ke darat. Foto : Dok

“Skill yang kita berikan itu adalah bagaimana menyelamatkan korban di air dengan menggunakan alat dan kemudian setelah dievakusi ke darat bagaimana memberikan pertolongan pertama kepada korban,” ungkap I Putu Sudayana.

I Putu Sudayana menambahkan, Kantor SAR Maumere lebih memilih memberikan pelatihan Water Rescue karena melihat kerawanan yang terjadi di wilayah kerja Kantor SAR Maumere yang mana wilayah perairan lebih luas dari daratan.

“Selain Water Rescue, kedepannya akan kita adakan juga  High Angel Rescue (HAR) karena diwilayah kerja kita banyak jurang dan banyak pendakian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala KanSAR Maumere tersebut mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, pelatihan potensi SAR akan terus digalakkan oleh BASARNAS di seluruh Indonesia yang pada tahun 2020 harus mencapai 10.000 orang.

“Kantor SAR Maumere mendapatkan jatah 250 orang yang harus dibina. Lebih dari itu lebih bagus lagi. Materi yang diberikan akan disesuaikan dengan kerawana di Kantor SAR Maumere,”tutur I Putu Sudayana.

Para potensi SAR saat melakukan latihan di Pantai Wailiti. Foto : Dok

Disinggung mengenai wacana pergantian status Kantor SAR Maumere dari Kelas B menjadi Kelas A, I Putu Sudayana mengatakan, pihaknya menyerahkan semuanya pada keputusan Kantor BASARNAS Pusat.

“Terkait naik status dari Kelas B manjadi Kelas A, kami serahakan pada keputusan pimpinan pusat. Tentunya dengan pertimbangan-pertimbangan khusus. Kami di daerah hanya menjalankan sebagai pelaksana, Mau tahun depan, mau kapan saja kami siap, intinya dengan semua pihak kami sudah jalin kerjasama baik” tutup I Putu Sudayana. (ACQ-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya